Berita Muratara

Menjadi 'Pengemis' untuk Orang Lain, Cerita Dosen Asal OKU Timur Bantu Anak Lahir Tanpa Anus

Zahruddin Hodsay rela meluangkan waktunya menggalang dana untuk membantu orang sakit yang mau berobat namun tak punya biaya

Menjadi 'Pengemis' untuk Orang Lain, Cerita Dosen Asal OKU Timur Bantu Anak Lahir Tanpa Anus
Istimewa
Zahruddin Hodsay foto bersama Insan Muttaqim dan keluarga di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Zahruddin Hodsay rela meluangkan waktunya menggalang dana untuk membantu orang sakit yang mau berobat namun tak punya biaya.

"Saya sering menyebutnya dengan istilah menjadi 'pengemis' buat orang lain," kata Zahruddin Hodsay kepada Tribunsumsel.com, Minggu (12/1/2020).

Kali ini Zahruddin menggalang dana dari para donatur untuk membantu pengobatan Insan Muttaqim, anak yang lahir tanpa anus.

Insan Muttaqim anak dari Jon Kanedy dan Sri Mulyana, warga Desa Batu Gajah, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Ternyata Durian Ochee (Duri Hitam) Kalahkan Manisnya Durian Musang King

Zahruddin mengaku prihatin dengan nasib Insan Muttaqim, selama 13 tahun menjalani hidup dengan kondisi feses (tinja) yang selalu keluar sedikit demi sedikit tanpa ia sadari.

Insan Muttaqim tidak memiliki anus saat lahir 13 tahun silam dan sudah dilakukan operasi pembuatan anus saat ia berumur 3 hari.

Namun kontrol yang tidak rutin dilakukan orangtuanya karena faktor ekonomi membuat anus yang dimiliki Insan tidak sempurna.

"Sekarang penyakitnya semakin parah, dia harus dioperasi, orangtuanya kerja serabutan, tidak punya biaya untuk operasi, saya kasihan, saya bantu galang dana," katanya.

Berkat hasil penggalangan dana yang dilakukan Zahruddin, akhirnya Insan Muttaqim bisa dioperasi di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman Dukung Pemekaran Sumsel Barat, Ini Potensinya

"Alhamdulillah, berkat donasi para darmawan akhirnya Insan bisa menjalani operasi, ini tahap satu, namanya operasi colostomy, bagian usus besar yang dijahit menempel di lubang dinding perut," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved