PT KAI Siaga Banjir dan Longsor di Lintasan Kereta Api, Sempat Hambat Perjalanan Kereta

Kereta api Serelo tujuan Palembang-Lubuklinggau Kamis sempat terlambat tiba karena jalur kereta di kawasan Lahat terendam banjir.

PT KAI Siaga Banjir dan Longsor di Lintasan Kereta Api, Sempat Hambat Perjalanan Kereta
ssci palembang.sumsel
Lintasan rel kereta relasi Palembang-Lubuklinggau terendam banjir di Kabupaten Lahat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kereta api Serelo tujuan Palembang-Lubuklinggau Kamis sempat terlambat tiba karena jalur kereta di kawasan Lahat terendam banjir.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan, I Made Suartika mengatakan segmen Bunga mas-Sukaraja sempat terendam karena Sungai Air Kikim meluap.

Made mengatakan meluapnya Sungai Kikim kejadian pukul 10.00 dan pukul 17.00 sudah surut dan kereta sudah berjalan normal kembali.

"Rel sepanjang 500 meter terendam setinggi 20 cm sehingga kereta terlambat di luar dugaan," ujarnya, Jumat (10/1/2020).

Made mengatakan lintasan yang terendam banjir ini justru di luar dugaan.

Selama ini jalur lintasan yang dinilai rawan banjir yakni jalur lintasan dekat sungai Lematang tapi ternyata bebas banjir dan justru di jalur Lahat yang banjir.

Selain banjir, jalur lintasan rel kereta api di Sumsel juga rawan longsor.

Kawasan rawan longsor ini mulai dari kawasan antara Muara Enim dan Lahat, Lahat-Lubuklinggau, juga segmen Prabumulih-Muara Enim dan hingga Lahat.

"Memang baru tahun ini jalur kereta api di Sumsel banjir karena memang BMKG sudah mengimbau hingga pertengahan Januari curah hujan tinggi sehingga perlu diwaspadai sejumlah sungai dekat jalur kereta api," kata Made.

Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Balai Perkeretapian sudah berkoordinasi dengan PT KAI menyiagakan petugas selama periode penghujan juga menyiagaan peralatan di sejumlah titik untuk mengantisipasi bencana.

"Setidaknya ada 10 Segmen dari Palembang hingga Lubuklinggau dan Palembang-Lampung yang sudah disiapkan semua petugas dan peralatannya agar saat ada hal yang tidak diinginkan bisa langsung diatasi," tutupnya.

Penulis: Hartati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved