Pilkada Serentak 2020

Sebentar Lagi Buka, Ini Syarat Pendaftaran Seleksi PPK, PPS dan KPPS Pilkada Serentak 2020

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019, pengumuman pendaftaran PPK, PPS dan KPPS dilakukan pada 15 Januari 2020.

Sebentar Lagi Buka, Ini Syarat Pendaftaran Seleksi PPK, PPS dan KPPS Pilkada Serentak 2020
Tribun Sumsel/ Rahmat Aizullah
Rapat koordinasi pembentukan PPK, PPS dan KPPS pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Muratara tahun 2020, Kamis (9/1/2020). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) segera merekrut petugas penyelenggara Pilkada 2020 hingga ke tingkat paling bawah.

Sebentar lagi bakal dibuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2019, pengumuman pendaftaran PPK, PPS dan KPPS dilakukan pada 15 Januari 2020.

Hal itu disampaikan Netty Herawati, Komisioner KPU Muratara Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Setelah pengumuman tentang rekrutmen itu barulah tahapan penerimaan berkas pelamar," kata Netty Herawati, Kamis (9/1/2020).

Terkait persyaratan, Netty menjelaskan, calon PPK, PPS dan KPPS adalah warga Negara Indonesia dengan usia paling rendah 17 tahun serta berdomisili di wilayah kerjanya.

"Pelamar harus sehat secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, serta berpendidikan paling rendah SMA sederajat," katanya.

Calon anggota badan ad hoc pemilu itu juga harus benar-benar independen, tidak aktif dalam kegiatan politik, termasuk di partai politik tertentu.

Kemudian tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih.

"Pelamar juga tidak pernah diberikan sanksi pemberhentian tetap oleh KPU kabupaten kota atau DKPP, serta belum pernah menjabat dua kali sebagai anggota PPK, PPS dan KPPS," ujarnya.

Netty menambahkan, setiap kecamatan membutuhkan PPK sebanyak lima orang, PPS tiap desa sebanyak tiga orang, dan KPPS sebanyak tujuh orang setiap TPS.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman Pemilu sebelumnya, penguasaan terhadap teknologi cukup penting bagi anggota PPK, PPS maupun KPPS.

Pasalnya, KPU selalu mengembangkan sistem informasi berbasis teknologi di setiap Pemilu, seperti pada Pilkada 2020 ini diwacanakan rekapitulasi elektronik (e-Rekap).

"Calon PPK, PPS dan KPPS dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Muratara tahun 2020 ini juga harus melek teknologi," katanya.

Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved