Berita Selebriti
Rockers Legendaris Ini jadi Tersangka Kasus Penganiayaan di Malam Tahun Baru
Dixon kemudian mengulurkan tangan kanannya untuk menyuruh Sean Stewart mundur.
TRIBUNSUMSEL.COM - Diduga melakukan penganiayaan di Palm Beach, Florida, rockers legendaris, Rod Stewart dan putranya, Sean, ditetapkan sebagai tersangka.
Seperti dilansir TMZ, Jumat (3/1/2020), peristiwa itu terjadi di The Breakers Hotel, pada malam tahun baru.
Dalam laporan polisi yang diperoleh TMZ, ayah dan anak itu merayakan malam pergantian tahun di hotel mewah tersebut.
Awalnya, seorang petugas keamanan bernama Jessie Dixon melihat sekelompok orang berusaha masuk ke sebuah acara pribadi yang digelar di area anak-anak di hotel itu.
Rombongan Rod Stewart itu ternyata bukan undangan di acara tersebut.
“Rombongan itu sangat berisik dan menjadi perhatian banyak orang. Dan mereka menolak saat diminta meninggalkan lokasi,” demikian keterangan yang tertuang dalam laporan polisi.
“Mereka sangat berisik dan mengganggu sepanjang malam,” kata seorang sumber kepada People.
Menurut Dixon, dia dan Sean sudah berhadap-hadapan.
Dixon kemudian mengulurkan tangan kanannya untuk menyuruh Sean Stewart mundur.
Namun Sean justru mendorongnya.
Ayahnya, Rod Stewat, tidak mau tinggal diam.
Dia melayangkan tinjunya ke rusuk kiri Dixon.
Seluruh kejadian itu terekam kamera CCTV.
Polisi mengatakan, dari video itu terlihat jelas bahwa Rod Stewart dan Sean yang memulai kejadian itu.
Dalam laporan polisi disebutkan musisi berusia 74 tahun itu sudah meminta maaf atas kejadian itu.
“Hanya kesalahpahaman kecil. Baik Rod maupun Sean tidak ditahan,” kata sebuah sumber yang dikutip People.
Kedua pihak, kata sumber itu, sudah saling meminta maaf. Selain itu tidak ada orang yang terluka.
Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Pukul Orang di Malam Tahun Baru, Rod Stewart Jadi Tersangka Penganiayaan