Natal dan Tahun Baru 2020

YLKI Ingatkan Waspada Diskon Palsu Belanja di Akhir Tahun, Jangan Masuk Jebakan Batman

Sejumlah pusat perbelanjaan mulai menawarkan banyak program promo dan diskon di akhir tahun ini.

YLKI Ingatkan Waspada Diskon Palsu Belanja di Akhir Tahun, Jangan Masuk Jebakan Batman
Sripo/ Ehdi Amin
Suasana konsumen di tenant di Citimall Lahat, Kamis (26/12/2019). Jelang akhir tahun banyak promo dan diskon ditawarkan pusat perbelanjaan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Sejumlah pusat perbelanjaan mulai menawarkan banyak program promo dan diskon di akhir tahun ini.

Tujuannya tidak lain untuk menarik perhatian konsumen.

Tak tanggung tanggung ada tenant di Lahat yang memberikan promo beli 2 gratis 1, juga berani mengeluarkan diskon hingga 70 persen.

Ketua YLKI Lahat, Sanderson, meminta kepada konsumen untuk jeli melihat produk yang memiliki label diskon.

Selain itu, konsumen harus waspada terhadap praktik diskon palsu, alias diskon abal-abal.

Daftar Promo Belanja Akhir Tahun di PIM, PS, OPI Mall, Palembang Icon, Ada Midnight Sale

"Ini bukan hal baru, konsumen harus kritis menyikapi hal yang berbau diskon. Jangan sampai nanti malah terperangkap jebakan batman."

"Seperti barang yang dibeli rupanya produk lama, hingga terpaksa mengeluarkan kocek lebih besar dari perkiraan," ujar Sanderson, Kamis (26/12/2019).

Selain konsumen bersikap kritis, lanjut Sanderson, untuk menghindari praktek diskon abal-abal, Dinas Perdagangan bisa serius melakukan kontrol mengecek harga pasar.

Juga tegas memberikan sanksi, jika ada pihak retail yang nakal. Hal itu tertera jelas dalam UU No 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen.

"Memberikan diskon dengan menaikkan harga terlebih dahulu, itu tindakan kriminal, bisa dipidana. Kalau ada konsumen yang terjebak diskon palsu, silakan melapor ke kita," ujarnya.

Prediksi Bisnis Properti di Palembang Tahun 2020 Lebih Bergairah, Ini 2 Wilayah Bersinar

Disisi lain, Creatif Marketing Citimall Lahat, Ahmad Holpani menjelaskan, tenant di Citimall Lahat tidak ada yang menawarkan diskon palsu.

Untuk soal harga, hukum jual beli itu kan suka sama suka.

Produk yang dijual jelas terlihat, bahkan untuk pakaian bisa dicoba sebelum dibeli.

"Kita ini kan tidak seperti membeli kucing dalam karung. Jika konsumen merasa harga kemahalan, produk tidak sesuai kualitas, ya jangan dibeli," jelas Ahmad Holpani, sembari menuturkan malam minggu nanti bakal ada Midnight Sale hingga 70 persen. (SP/ Ehdi Amin)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved