Hotel Budget di Indonesia Jadi Primadona Baru, Pasar Online Travel Terbesar di Asia Tenggara

Kemudahan dan ketersediaan akses internet di Indonesia yang sudah dijangkau oleh lebih dari 60 persen penduduk membuat Indonesia

Hotel Budget di Indonesia Jadi Primadona Baru, Pasar Online Travel Terbesar di Asia Tenggara
Istimewa
Jaringan hotel OYO dekat bandara Madinah Residence yang juga berdekatan jaraknya berlokasi tidak jauh dari fly over simpang bandara Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Kemudahan dan ketersediaan akses internet di Indonesia yang sudah
dijangkau oleh lebih dari 60 persen penduduk membuat Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan
pasar online travel terbesar sekaligus tercepat di Asia Tenggara (Laporan e-Conomy SEA 2019 yang
dilakukan oleh Google dan Temasek).

Hal tersebut juga berdampak pada tren pencarian berkaitan dengan “travel” di Indonesia yang mengalami peningkatan sebesar 39 persen dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, berdasarkan Laporan Google Year in Search Indonesia 2019.

Berangkat dari perilaku masyarakat yang saat ini semakin mudah mendapatkan informasi melalui
internet, maka masyarakat menjadi semakin selektif dalam mencari informasi liburan, terlebih dari
faktor harga karena kemudahan membandingkan tiket dan akomodasi dari berbagai OTA (Online Travel
Agency) dan situs lainnya.

Hal ini yang juga membuat tren hotel budget cukup diminati oleh wisatawan saat ini. Laporan Google Year in Search Indonesia 2019 juga menyebutkan bahwa pencarian dengan kata kunci “hotel budget” meningkat 1,6 kali lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Head of PR & Communications Indonesia, OYO Hotels and Homes, Meta Rostiawati, dengan melihat fenomena tersebut hotel budget telah menjadi tren bagi para wisatawan saat ini, terutama di kalangan milenial.

Menurutnya, dalam hal traveling, saat ini banyak dari wisatawan yang sangat mempertimbangkan sisi harga dan cenderung lebih mementingkan unsur pengalaman, seperti aktivitas budaya, destinasi pariwisata, hingga pengalaman ketika menginap di destinasi pariwisata.

"Sehingga, akomodasi dengan harga terjangkau, berkualitas, dan dekat dengan destinasi menjadi yang paling dicari oleh wisatawan saat ini,” katanya melalui keterangan resmi, Senin (23/12/2019).

Dari sisi industri, perkembangan hotel budget pun mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Mengutip Laporan e-Conomy SEA 2019, pertumbuhan hotel budget di Asia Tenggara bahkan meningkat 9 kali lipat di tahun 2019 jika dibandingkan dengan tahun 2015, saat penetrasi hotel budget di industri pariwisata baru dimulai.

Meta, menyebutkan selain faktor harga yang kompetitif, kehadiran hotel budget yang saat ini sudah mampu memberikan kemudahan dalam proses check in hingga check out, serta mampu menghadirkan layanan serta kualitas yang baik, menjadi faktor pendorong pesatnya pertumbuhan segmen ini.

Bahkan di Indonesia, hotel-hotel lokal berskala kecil dan menengah sudah mampu bersaing dengan hotel berskala besar karena maraknya tren online travel serta kehadiran teknologi yang mampu membantu transformasi hotel-hotel tersebut.

Halaman
12
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved