Breaking News:

Pilkada Muratara 2020

Bawaslu Muratara Diskualifikasi Satu Panwascam Terpilih karena Terlibat Partai Politik

Seleksi penerimaan anggota Panwascam untuk Pilkada 2020 di Bawaslu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dipersoalkan

Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
Rahmat Aizullah /Tribun Sumsel
Foto Ilustrasi : Kantor Bawaslu Muratara. Bawaslu Muratara mendiskualifikasi satu anggota Panwascam terpilih karena terbukti terlibat partai politik. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Seleksi penerimaan anggota Panwascam untuk Pilkada 2020 di Bawaslu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dipersoalkan.

Awalnya Bawaslu Muratara mengumumkan 21 nama anggota Panwascam terpilih untuk tujuh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muratara.

Anggota Panwascam yang dinyatakan terpilih tersebut telah dilakukan penilaian, mulai dari pemeriksaan administrasi, tes tertulis dan tes wawancara.

Akan tetapi, pada hari pengumuman Rabu (18/12/2019), Bawaslu Muratara menerbitkan dua pengumuman yang berbeda terkait nama-nama anggota Panwascam terpilih tersebut.

Ternyata di pengumuman pertama ada anggota Panwascam terpilih yang didiskualifikasi dan digantikan dengan peserta atas nama lain di pengumuman kedua.

Diketahui, anggota Panwascam terpilih yang digantikan tersebut untuk wilayah Kecamatan Karang Jaya, atas nama Erwanto digantikan peserta atas nama Topriani.

Ketua Bawaslu Muratara, Munawir dikonfirmasi Tribunsumsel.com, Kamis (19/12/2019), membenarkan penggantian nama anggota Panwascam terpilih tersebut.

"Benar, kami mendapat laporan masyarakat bahwa nama Erwanto itu terindikasi partai politik, setelah dicek ternyata memang benar, ada buktinya," kata Munawir.

Kemudian Bawaslu Muratara mengadakan rapat pleno untuk menggantikan anggota Panwascam terpilih atas nama Erwanto tersebut.

"Hasil rapat pleno mendiskualifikasikan nama Erwanto, dan digantikan peserta peringkat keempat, atas nama Topriani. Berita acara rapat plenonya ada," tegasnya.

Publik mempertanyakan mekanisme penggantian peringkat keempat tersebut karena Bawaslu tidak mengumumkan 6 besar peserta seleksi Panwascam.

"Iya, kami memang mengumumkan tiga nama tertinggi saja, bukan enam besar, karena petunjuk teknisnya seperti itu. Kami bekerja mengikuti aturan yang ada," kata Munawir.

Sementara Erwanto, anggota Panwascam terpilih yang didiskualifikasi saat dihubungi Tribunsumsel.com melalui telepon tersambung namun tidak ada jawaban.

Tribunsumsel.com terus berupaya menghubungi Erwanto hingga lebih dari tiga kali untuk meminta tanggapan dari yang bersangkutan terkait indikasi keterlibatan partai politik.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved