Wisata dan Kuliner

Banyak Orang Tidak Tahu Raja Sriwijaya, Palembang Belum Maksimal Kenalkan Sejarahnya

Namun ada beberapa hal yang masih belum difokuskan seperti heritagenya yang masih kurang dikenalkan ke masyarakat luas

Banyak Orang Tidak Tahu Raja Sriwijaya, Palembang Belum Maksimal Kenalkan Sejarahnya
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Lektor Waseda University Japan Riela Provi Drianda PhD, 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Menurut Lektor (Assistant Professor) Waseda University Japan Riela Provi Drianda PhD, perkembangan Kota Palembang sudah cukup modern dan maju.

Namun ada beberapa hal yang masih belum difokuskan seperti heritagenya yang masih kurang dikenalkan ke masyarakat luas.

"Padahal Palembang ini banyak potensi historinya yang perlu kita sounding. Maka semuanya harus turut serta membangun Palembang ini," kata Riela usai menjadi narasumber di Seminar dan Workshop Digital Culture and Social Design di UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (18/12/2019).

Untuk itu menurutnya, perlu diadakan workshop seperti ini untuk mengedukasi generasi muda, yang diharapkan jadi pencetus ide-ide untuk memastikan dan membranding kota Palembang sebagai kota pusaka dan budaya.

"Selama ini kalau diamati, orang datang ke Palembang kebanyakan karena ingin makan pempek dan masih sedikit sekali yang datang karena ingin tahu tentang sejarah Palembang seperti Sriwijaya maupun Palembang Darussalam," ungkap wanita asli Bandung ini.

Jadi menurutnya, ketika seseorang ditanya siapa raja Sriwijaya, mereka tidak tahu.

Artinya cara menyampaikan sejarah selama ini belum maksimal.

Untuk itulah diperlukan peran masyarakat lokal dan generasi muda yang ada.

"Maka masyarakat lokal ini juga perlu tahu sejarah yang ada. Apa jadinya kalau masyarakat lokalnya sendiri tidak tahu tentang sejarah yang ada. Untuk itu perlu dicari identitas Palembang ini dulu, baru adakan event-event," katanya.

Riela yang merupakan alumni Chiba University pun mengatakan, bahwa ia sangat tertarik mempelajari sejarah Palembang, berawal dari mengerjakan proyek dan saat baca-baca literatur asing kebanyakan tentang Sriwijaya.

"Untuk itulah saya ingin memperdalamnya, karena menurut saya itu menarik. Sebab saya tahunya dari literatur asing bukan dari saat belajar di sekolah."

"Kalau dulu yang saya tahu Sriwijaya ini kerajaan maritim terbesar, namun narasi dari itu tidak ada, jadi sangat berbeda dengan negara lain yang banyak narasinya," ceritanya.

"Setelah belajar tentang Sriwijaya dan tentang heritage yang ada di sini kami inginnya kota Palembang ini bisa sebagai kota pusaka dan budaya," ungkapnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved