Berita Selebriti
Zul Zivilia Dipenjara Seumur Hidup, Retno Paradinah Nangis Ingat Kondisi dan Nasib 6 Anak Mereka
Zul Zivilia Dipenjara Seumur Hidup, Retno Paradinah Nangis Ingat Kondisi dan Nasib 6 Anak Mereka
TRIBUNSUMSEL.COM - Zul Zivilia Dipenjara Seumur Hidup, Retno Paradinah Nangis Ingat Kondisi dan Nasib 6 Anak Mereka
Zul Zivilia divonis hukuman penjara seumur hidup lantaran kasus narkoba yang menjeratnya.
Pemilik nama asli Zulkifli ini divonis hukuman seumur hidup dari sidang yang digelar 10 Desember 2019 lalu.
Terkait hukuman yang dianggap Zul Zivilia sebagai kesalahan pembacaan pasal ini, pihaknya juga sedang mengajukan banding.
Dilansir dari tayangan Selebrita 7, Zul Zivilia menganggap kalau ada kesalahan atas putusan pasal yang dituntut terhadap dirinya.
Di sisi lain, istri Zul Zivilia yakni Retno Paradinah tetap tak kuasa menahan air matanya kala sang suami harus mendekam dalam penjara seumur hidup.
Dikatakan Retno, ia begitu sedih kala mengingat nasib ke-6 anaknya nanti kalau harus hidup tanpa ayah mereka.
"Setiap hari sedih apalagi kalau misalnya lihat anak-anak gitu kan,
pasti saya nangis, saya pikir bakal aneh-aneh gimana anak kedepannya terlebih bakal pisah sama bapaknya,
Sebelum berangkat, anak saya ketiga 'papa udah mau pulang, mama mau jemput papa'," saya cuma bisa diam, ngga mau jawab," tuturnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Dalam masalah ini, Retno Paradinah namun tetap sadar porsinya sebagai ibu harus terlihat kuat di depan anak-anaknya.
Ia juga menganggap kalau masalah yang dihadapi ini menjadi pelajaran berharga agar ia tetap tegar dan berdiri kuat terutaam untuk anak mereka.
"Jadi pembelajaran saya untuk masalah ini bisa lebih tegar lagi untuk menghadapi ujian ini, dukungan orang tua, anak-anak, kalau saya sendiri nggak kuat kasian anak-anak gitu,".
Terkait kondisi ekonomi yang sempat terpuruk, Retno Paradinah mengatakan saat ini kondisi ekonominya sudah mulai berangsur membaik.
Bisnis online shopping yang dijalaninya sudah bisa menutupi kebutuhan yang mendesak.
"Untuk saat ini saya pemasukan udah bisa mencukupi kebutuhan mendadak yang lumayan gede saya bisa bayar gitu," pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, Retno Paradinah yang mengaku selama satu bulan belakangan kekurangan uang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya,
Kini malah dihadapkan dengan fakta Zul Zivilia terancam penjara seumur hidup.
Tentu tuntutan yang dibacakan dalam sidang tersebut mengejutkan pihak Zul Zivilia, sebab selama kasus ini bergulir Retno Paradinah begitu yakin sang suami tidak terlibat sejauh itu dalam kasus narkoba.
Melansir dari istri Zul 'Zivilia' Retno Paradinah, tampak tak terima saat mendengar tuntutan yang dialamatkan pada suaminya.
Saat pembacaan amar tuntutan, tampak Retno Paradinah menutup mukanya dengan tisu.
Selepas pembacaan tuntutan, Retno langsung menangis sesegukan lantaran tidak menerima tuntutan yang diberikan jaksa.
Saat Zul beserta terdakwa lainnya ingin keluar ruangan sidang, Retno menghampiri sambil menangis dan memukul Muhammad Hendriawan alias Rian.
Untuk diketahui, jaksa menyebut Rian adalah otak dan orang yang mengajak Zul untuk terlibat dalam kasus ini.
Tangis Retno pun semakin histeris saat hendak berpisah dengan suaminya.
"Tidak ada satu rupiah pun," kata Retno sambil menangis histeris di luar ruang tunggu tahanan.
Adapun Pengadilan Negeri Jakarta Utara menggelar sidang tuntutan dengan terdakwa Zulkifli alias Zul "Zivilia" atas dugaan kepemilikan narkoba, Senin (9/12/2019).
Sebelumnya diketahui sudah jalani 19 kali sidang, kasus Zul Zivilia diketahui masih belum menemukan titik terang.
Pihak pengadilan terus menerus menunda keputusan sidang kasus Zul Zivilia tersebut.
Hal ini berdampak pada istri Zul Zivilia, Retno Paradina yang menjalani kehidupan miris.
Retno mengatakan selama satu bulan belakangan kondisi ekonomi sangat sulit.
Istri Zul Zivilia mencurhatkan cerita pilu tersebut saat menjadi bintang tamu dalam tayangan acara Pagi Pagi Pasti Happy, Kamis (5/12/2019).
Ia mengaku kesulitan keuangan tersebut sudah terjadi sejak satu bulan belakangan ini.
Karena sidang putusan yang terus menerus ditunda, ia mau tak mau mengeluarkan banyak biaya untuk tiket pesawat lawyer mereka yang tak lain ayahnya sendiri yang berdomisili di Selayer, Sulawesi.
Retno menceritakan dalam hal ini ia harus meminta kepada mertuanya, terkadang sang ayah juga membayar biaya sendiri untuk tiket bolak-balik ke Jakarta.
"Beli tiket bolak balik, biasanya dibantu sama orang tua hanya saja saya malu minta terus,
Sebulan balakangan kemarin udah setengah mati banget cari duitnya.
Bapak domisili di selayer, sementara bapak harus tiap minggu ke Jakarta, biasanya juga papa beli pake duit gajinya sendiri buat beli tiket,
kalau pun kurang saya tetap minta mertua, cuma saya tahu kesulitan mertua juga seperti apa," ungkap Retno.

Bukan itu saja, cicilan rumah serta biaya sekolah anak juga menjadi beban Retno yang kini harus mencari nafkah sendiri dengan berjualan baju online.
"19 kali sidang mertua terus, seminggu udah minta, minggu depan minta lagi, saya berat gitu," ujarnya.
Menurut Retno, ia harus luntang lantung pinjam kesana kemari dengan suadara untuk menutupi biaya SPP anaknya yang sudah menunggak selama 3 bulan.
"Saya kalau udah kejepit banget, saya minta ke suadara saya, anak saya bayar spp udah nunggak 3 bulan, kalau anak saya sekolah ABK, 2,3 juta/bulan," imbuhnya.