Breaking News:

Tahun Baru di Pagaralam

Teror Harimau Pukul Pariwisata Pagaralam, Omzet Pedagang Oleh-oleh Turun 45 Persen  

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Teror harimau mulai berdampak pada kunjungan wisatawan di Pagaralam.

Penulis: Yohanes Tri Nugroho | Editor: Wawan Perdana
Sripo/ Wawan Septiawan
Foto Ilustrasi : Vila dan Hotel di kawasan Gunung Dempo, Pagaralam. 

"Tak bisa lagi dipungkiri, wisata di Pagaralam sangat terpukul karena rentetan kejadian itu, banyak booking villa yang dibatalkan," ungkap Pengelola Villa eks MTQ, Dian.

Dian menuturkan alasan para calon pelancong memutuskan untuk batal berkunjung ke Kota Pagaralam adalah faktor keamanan.

Sekalipun, Ia telah mencoba meyakinkan para calon pengunjung untuk tetap datang namun mereka tetap memilih mengalihkan destinasi liburan.

"Selama pertengahan November hingga Desember ini tercatat sebanyak 120 booking villa dibatalkan. Saya sendiri sudah coba yakinkan tapi mereka tak bergeming," jelasnya

Dian menjelaskan pembatalan itu rata rata berasal dari perusahaan swasta yang memang rutin datang pada akhir tahun.

Mereka biasanya menginap di villa selama satu atau dua hari menggelar kegiatan outdoor dan mengunjungi sejumlah obyek wisata.

"Pengunjung biasanya datang berkelompok atau grup, dari pemerintah atau sektor swasta. kalau wisatawan umum jumlahnya cukup minim," tegasnya

Wisatawan umum biasa akan meningkat pada akhir tahun mulai liburan Natal hingga Tahun Baru mendatang tapi hingga kini belum nampak.
Berkaca dari tahun lalu, pada awal bulan Desember biasanya booking villa sudah penuh untuk kedua moment liburan tersebut.

"Ada 120 villa yang batal, masing masing Vila itu bertarif Rp. 1 juta per malam, jika mereka menginap dua hari saja maka kerugian mencapai 240 juta," ujar Dian.

Padahal di moment akhir tahun seiring banyaknya kunjungan tarif villa akan melonjak hingga 100 persen atau 2 juta per malam.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved