Tahun Baru di Pagaralam

Teror Harimau Pukul Pariwisata Pagaralam, Omzet Pedagang Oleh-oleh Turun 45 Persen  

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Teror harimau mulai berdampak pada kunjungan wisatawan di Pagaralam.

Teror Harimau Pukul Pariwisata Pagaralam, Omzet Pedagang Oleh-oleh Turun 45 Persen  
Sripo/ Wawan Septiawan
Foto Ilustrasi : Vila dan Hotel di kawasan Gunung Dempo, Pagaralam. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Teror harimau mulai berdampak pada kunjungan wisatawan di Pagaralam.

Pengusaha oleh-oleh di kawasan Gunung Dempo mengaku kehilangan omzet hingga 45 persen seiring munculnya harimau sumatera.

"Jelas berpengaruh, sekarang wisatawan cukup sepi. Turun sekitar 45 persen. Mereka mungkin takut datang," ungkap pengelola usaha oleh oleh Pagaralam, Marliati Gadis Pertiwi.

Ia menjelaskan kenaikan pengunjung biasa terjadi pada tanggal merah atau akhir pekan tapi beberapa pekan terakhir cukup menurun.

Marliati mencontohkan pada akhir pekan lalu, jalanan cukup sepi dari aktivitas wisatawan sehingga membuat penjualan oleh-oleh menurun drastis.

"Semoga semua ini segera berakhir, dan jumlah wisatawan terus meningkat datang ke kawasan wisata alam pagar alam ini," ujar pengelola toko oleh oleh di kawasan Gerbang Wisata Pagar Jaya ini dibincangi akhir pekan tadi.

Ia menyebut para wisatawan biasanya memburu oleh oleh berupa teh dan kopi untuk dibawa kembali ke tempat asalnya.

Selain itu juga ada yang membeli senjata atau pisau khas Pagaralam yakni kudok yang sering dijadikan hiasan di rumah.

Batalkan Kunjungan

Data dari Dinas Pariwisata Kota Pagar Alam periode akhir tahun merupakan puncak jumlah kunjungan wisatawan yang mencapai 150.000 orang.

Puncak kunjungan wisatawan menjelang akhir tahun terancam dengan rentetan kejadian kemunculan Harimau yang berlangsung sejak bulan November lalu.

Halaman
1234
Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved