Breaking News:

Kebakaran 3 4 Ulu Palembang

Kesedihan Tari Lihat Jenazah Ibunya di Kamar Mayat, 4 Hari Lagi Pegawai Bank Ini Dilamar

Kesedihan Tari, anak semata wayang Eni (60) yang menjadi korban tewas pada Kebakaran yang terjadi di rumahnya, tak terbendung setibanya

SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Jenazah Eni di RS Bhayangkara. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kesedihan Tari, anak semata wayang Eni (60) yang menjadi korban tewas pada Kebakaran yang terjadi di rumahnya, tak terbendung setibanya ia di instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara Rabu (11/12/2019).

Seperti diketahui, kebakaran di jalan Nursehan Dundang lorong Puskesmas RT 34 RW 10 kelurahan 3/4 ulu Kecamatan SU 1 Palembang, menewaskan Eni yang tak lain adalah pemilik rumah.

Kesedihan semakin bertambah manakala Tari, anak semata wayang Eni rencananya akan menggelar prosesi lamaran pada hari Minggu (15/12/2019) mendatang, 4 hari lagi.

Namun sebelum niat itu terlaksana, musibah kebakaran justru terjadi dan menewaskan Eni.

"Ya ampun Tari," ujar salah seorang keluarga yang menangis tersedu ketika menyambut kedatangan Tari setibanya di instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara.

Tari yang dalam kesehariannya bekerja di salah satu bank swasta dengan tempat tugas di Sungai lilin Kabupaten Musi Banyuasin itu, langsung menangis dipelukkan salah seorang keluarganya begitu turun dari mobil.

Suasana haru terasa ketika Tari mengatakan keinginan untuk melihat jenazah sang ibu untuk terakhir kalinya.

"Yakin kamu mau lihat ibumu," tanya salah seorang keluarganya ketika Tari hendak memasuki kamar jenazah.

Dengan didampingi keluarganya, Tari akhirnya masuk ke kamar jenazah sang ibu.

Begitu keluar, wajahnya terlihat pucat dan langsung terduduk lemas di tangga depan kamar jenazah seraya menangis tersedu.

Halaman
1234
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved