Wisata dan Kuliner

Serius Kelola Wisata Arung Jeram di Empat Lawang, Pemkab Latih 30 Pemandu

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG-Dinas pariwisata Empat Lawang serius mengelola potensi wisata arum jeram di Sungai Musi

Serius Kelola Wisata Arung Jeram di Empat Lawang, Pemkab Latih 30 Pemandu
Sripo/ Andi Wijaya
Kepala Dinas Pariwisata dan Kasispora Empat Lawang, mencoba arung jeram Sungai Musi, pada saat pelatihan pemandu arung jeram Sungai Musi, Sabtu (30/11/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG-Dinas pariwisata Empat Lawang serius mengelola potensi wisata arum jeram di Sungai Musi.

Pemkab Empat Lawang akan menjual potensi wisata arung jeram kepada wisatawan yang berkunjung.

Kepala Dinas Pariwisata Empat Lawang, Mgs Nawawi, mengatakan, arung jeram di Empat Lawang sudah dikenal sejak 2011 yang lalu, waktu itu arung jeram di Empat Lawang dikenal pada moment digelarnya pestifal Musi Triboatton .

"Nanti akan kita bentuk organisasi menaungi arung jeram, karena di tempat kita belum ada. kedepan ini akan kita bentuk begitu juga sarana dan prasarana seperti perahu karet dan alat safety, untuk dijadikan paket wisata sungai Musi," kata Nawawi kepada wartawan disela-sela penutupan Pelatihan pemandu wisata arung jeram, Sabtu (30/11/2019).

Dijelaskan Wawi, pelatihan Pemandu wisata arung jeram sudah dilaksanakan melibatkan sebanyak 30 orang yang memiliki minat arung jeram.

Mereka dilatih untuk memandu ketika ada wisatawan dari lokal maupun luar menikmati arung jeram sungai Musi Empat Lawang, tentu dilatih profesional

Nantinya, paket wisata arung jeram sepanjang 10 Km, dari Pantai Sungai Musi Terusan finish jembatan Musi dua Tebing Tinggi

"Untuk arung jeram Empat Lawang kita masuk di grade satu hingga grade tiga, jeramnya tidak terlalu besar ," katanya

Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Empat Lawang Rapani, mengungkapkan arung jeram ini harus kita promosikan, wisatawan bisa datang ke Empat Lawang yang dari jauh bisa ke Lubuklinggau yang sudah ada bandara, baru ke Empat Lawang yang bisa ditempuh 1,5 jam perjalanan.

"wisata Arung jeram ini dapat dijadikan wisata sungai, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,"katanya. (SP/ Andi Wijaya)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved