Berita Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Tak Sembarangan Merekrut Pelatih, Posisi Pelatih Penting Menentukan Komposisi Pemain

Sriwijaya FC Tak Sembarangan Merekrut Pelatih, Posisi Pelatih Penting Menentukan Komposisi Pemain

Editor: Slamet Teguh
Media Officer Sriwijaya FC
Pertandingan antara Sriwijaya FC vs Persiraja di Liga 2 Indonesia, pertandingan ini dimenangkan oleh Persiraja dengan skor 0-1. 

Sriwijaya FC Tak Sembarangan Merekrut Pelatih, Posisi Pelatih Penting Menentukan Komposisi Pemain

TRIBUNSUMSEL.COM - Ajang Liga 2 Indonesia masih belum ditentukan akan bergulir.

Namun, tim Sriwijaya FC bakal menentukan skuad terbaiknya guna melancarkan misinya untuk kembali ke Liga 1 Indonesia.

Pasca gagal lolos ke Liga 1 Indonesia musim depan, posisi pelatih kepala tim Sriwijaya FC, Kas Hartadi mulai tak aman.

Sejumlah pelatih top digadang-gadang bakal menggantikan posisi Kas hartadi.

Direktur Teknik PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) Indrayadi, menjelaskan alasan kenapa perekrutan head coach menjadi krusial bagi Sriwijaya FC sebelum merekrut pemain yang akan masuk dalam komposisi musim 2020 Liga 2 yang bakal diputar awal Maret mendatang.

"Untuk perekrutan nama-nama pemain yang akan dipriroritaskan, terlebih dahulu diawali pemilihan pelatih kepala (head coach). Kalau pelatih sudah oke, dia yang tanggungjawab soal pemain. Sehingga tidak menyalahkan dalam pemilihan pemain yang tidak sesuai dengan kriterianya," ungkap Indrayadi, Sabtu (30/11/2019).

Menurut mantan pemain Galatama klub PS Pusri ini, biasanya manajemen akan melihat pelatih akan membawa berapa banyak pemain. Lalu evaluasi terhadap pemain yang lama.

"Lalu membidik pemain Liga 1. Kalau menurut kita ini lho pemain bagus, lalu kita diskusikan dengan pelatih. Dia akan beri arahan model mainnya seperti ini," kata Indrayadi yang pernah terpilih sebagai kiper cadangan Piala Kemerdekaan PSSI B 1992-1993.

Yongki Aribowo Sambut Tangan Terbuka, Jika Rahmad Darmawan Jadi Pelatih Sriwijaya FC Lagi

Manajemen Sriwijaya FC Tetap Gaji Pemain di Bulan Desember, Meski SFC Gagal Promosi ke Liga 1

Persiapan Tim Sriwijaya FC U-18, Sriwijaya FC Bakal Gelar Turnamen Sepakbola U-18

Karyawan PT Pusri 1991 yang pernah ikut Seleksi Tim SEA Games 1992 mengatakan antara manajemen dengan pelatih nantinya harus bersinerji dalam membentuk skema skuad SFC.

"Harus sinerji manajemen dengan pelatih. Manajemen tidak bisa arogan. Harus timbal balik diskusi. Karena sangat riskan dalam menentukan tim ke depannya," kata Mantan Pelatih Kiper SFC.

Kabar dipecatnya pelatih Rahmad Darmawan dari Tim Tira Persikabo pada Jumat (29/11/2019) pagi telah sampai di telinga para manajemen klub yang tengah memburu calon pelatih.

Menurut Indrayadi saat ini Manajer Tim Sriwijaya FC yang juga Wakil Dirut PT SOM, H Hendri Zainuddin sudah mengantongi beberapa nama calon pelatih Sriwijaya FC.

Ada Keith Kayamba Gumb, Kas Hartadi, Pelatih Persik Kediri Budihardjo, Pelatih Persis Solo, Salahudin, Widodo C Putro (Pelatih Persita).

Perkembangan terbaru, nama mantan pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan yang barudan lepas dari Tira-Persikabo juga masuk dalam bidikan.

Meskipun beberapa waktu lalu nama RD bukanlah menjadi salah satu dari lima kandidat masuk dalam bursa yang dibidik.

"Ya kita dengar kemarin dia dilepas oleh klub Tira Persikabo. RD kemungkinan bisa aja (direkrut kembali jadi pelatih SFC), asal sesuai budget Liga 2. Mau gak kira-kira beliau. Seperti diketahui RD kontraknya di atas Rp 1 M. Bahkan Rp 2 M," kata Indrayadi. (SP/ Abdul Hafiz)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved