Berita Pagaralam

Hindari Serangan Harimau, Polres Pagaralam Larang Perkemahan di Tugu Rimau Gunung Dempo

Polres Pagaralam mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terkait banyaknya kemunculan Harimau tersebut

IST
Video Penampakan Harimau Gunung Dempo beberapa hari lalu 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM-Polres Pagaralam mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam terkait banyaknya kemunculan Harimau tersebut.

Surat dengan Nomor : B/41/X1/TIK.1.5./2019 tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pariwisata Kota Pagaralam.

Dalam surat itu mengimbau Pemkot Pagaralam untuk melarang aktivitas menginap/berkemah diseputaran tempat wisata Tugu Rimau Gunung Dempo, sampai situasi dalam keadaan aman.

Surat ini dikeluarkan lantaran beberapa hari lalu muncul Harimau Sumatera yang sampai melukai wisatawan.

Larangan itu dikeluarkan untuk menjaga keselamatan wisatawan yang berkunjung ke tempat Wisata Tugu Rimau tersebut.

Update Teror Harimau di Lahat Pagaralam: Inilah Jebakan yang Dibuat Warga, Giring ke Hutan Lindung

Mendapat surat ini, pihak Pemkot Pagaralam langsung merespon dengan memantau langsung memantau kondisi terkini kawasan Tugu Rimau apakah masih ada Harimau yang berkeliaran dikawasan tersebut.

"Kita sudah meminta bantuan pihak BKSDA Lahat untuk memantau langsung lokasi Tugu Rimau. Kita meminta mereka menyisir kawasan Tugu Rimau untuk mengetahui apakah masih ada jejak dan Harimau tersebut," ujar Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni.

Untuk sementara Pemkot Pagaralam mengimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk berhati-hati saat melintas atau berkunjung dikawasan Gunung Dempo.

BKSDA Catat Ada 15 Harimau Tersebar di Sejumlah Wilayah Sumsel

"Kita akan menunggu rilis dari pihak BKSDA untuk bisa menyatakan apakah kawasan wisata Gunung Dempo sudah aman dari ancaman Harimau. Jadi untuk sementara masyarakat dan wisatawan harus waspada," imbaunya.

Sementara itu, Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk MH melakukan peninjauan langsung kelokasi Tugu Rimau bersama sejumlah anggota Polres Pagaralam, Rabu (20/11/2019) kemarin.

"Kami sudah melakukan peninjauan langsung kelokasi Tugu Rimau. Namun kita tidak bisa memastikan jika saat ini kondisi disana aman atau tidak dari ancaman Harimau. Pasalnya yang bisa memberikan kepastian tersebut setelah pihal BKSDA selesai melakukan pekerjaannya," ujarnya. (SP/ Wawan Septiawan)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved