Poprov Sumsel

Walikota Prabumulih Ridho: Wasit Belum Dibayar Bukan Wewenang Prabumulih

Belum adanya kejelasan terkait honor wasit, panitia dan anak gawang cabang olahraga (cabor) sepak bola dan wasit cabor lain

Walikota Prabumulih Ridho: Wasit Belum Dibayar Bukan Wewenang Prabumulih
EDISON/TRIBUNSUMSEL.COM
Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM bersama Bupati Mura ketika memberikan hadiah ke pemenang futsal, Rabu (20/11/2019). 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Belum adanya kejelasan terkait honor wasit, panitia dan anak gawang cabang olahraga (cabor) sepak bola dan wasit cabor lain, ditanggapi serius Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM.

Ridho mengungkapkan, persoalan tersebut sebetulnya bukan menjadi persoalan pihaknya selaku tuan rumah yang hanya menyiapkan tempat saja.

"Kita sudah mengetahui informasi itu dan memang benar para wasit dan lainnya mengeluhkan honor, namun itu bukan wewenang kita," ujar Ridho ketika diwawancarai usai memberikan mendali ke pemenang cabor Futsal di lapangan NR Futsal, Rabu (20/11/2019).

BREAKING NEWS : Wakil Bupati Muaraenim dan 22 Anggota DPRD Disebut Terima Suap Pengusaha

Aksi Kejahatan di Porprov Sumsel 2019 : Giliran Homestay Hoki Prabumulih Dibobol Kawanan Maling

Orang nomor satu di kota Prabumulih itu menuturkan urusan honor tersebut ibarat keluarga merupakan urusan rumah tangga Koni Sumsel sehingga pihaknya tidak bisa ikut campur.
"Itu rumah tangga mereka kita tak berhak ikut campur, tapi kita sudah koordinasikan masalah itu," bebernya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Prabumulih (POKP), Joko Firdaus yang mengungkapkan memang ada wasit di beberapa cabang olahraga mau mogok atau menunda pertandingan karena tidak ada kejelasan masalah honor.

"Namun kita lakukan pendekatan dan akhirnya pertandingan tetap berlangsung," bebernya kepada wartawan.

Joko menjelaskan, pihaknya hanya bisa mengkoordinasikan dan hal itu menjadi urusan Koni Sumsel. "Kalau dengar-dengar informasinya karena anggaran Koni Sumsel belum disetujui sehingga belum bisa membayar honor wasit, begitu infonya tapi itu bukan wewenang kita," tambahnya.

Seperti diberitakan, Puluhan wasit, anak gawang dan panitia pelaksana pertandingan bola kaki mengeluhkan belum menerima gaji alias honor hingga jadwal final yang bakal diselenggarakan hari ini.

Bahkan berdasarkan informasi dihimpun, para wasit, anak gawang dan panitia berencana akan menunda pelaksanaan final bola kaki Porprov XII di lapangan Ria Jaya Pertamina jika belum ada kepastian honor kapan akan dibayar.

Isham, satu diantara wasit cabor sepak bola ketika dikonfirmasi membenarkan jika hingga hari pelaksanaan final akan digelar belum ada kabar kapan honor akan dibayarkan.

"Kita tidak mengeluhkan namun hanya mempertanyakan, kenapa hingga pelaksanaan jadwal final hari ini belum ada kabar atau tanda-tanda hak kami akan dibayarkan," ungkapnya kepada Tribunsumsel.com, Rabu (20/11/2019).(eds)

Teks foto : Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM bersama Bupati Mura ketika memberikan hadiah ke pemenang futsal, Rabu (20/11/2019).
Area lampiran

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved