Polsek Semidang Aji Terima Serahan 3 Senpira dari Warga Desa Ulak Pandan

Polsek Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu menerima tiga pucuk senjata api locok serahan dari masyarakat.

Polsek Semidang Aji Terima Serahan 3 Senpira dari Warga Desa Ulak Pandan
ISTIMEWA
SERAHAN SENPI - Kapolsek Semdiangaji Iptu Bastari menerima serahan senjata api dari masyarakat Desa Ulak Pandan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Polsek Semidangaji Kabupaten Ogan Komering Ulu menerima tiga pucuk senjata api locok serahan dari masyarakat. Senjata api rakitan (senpira) laras panjang diterima langsung Kapolsek Semidang Aji Iptu Bastari.

Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Semidangaji Iptu Bastari yang dikonfirmasi (20/11/2019) menjelaskan, senjata api serahan masyarakat itu diserahkan langsung Kepala Desa Ulakpandan, Herwani.

Penyerahan senjata juga disaksikan oleh Aiptu Kurniawan (Kasium Polsek semidangaji), Aiptu Syamsul Rizal (Kanit Binmas Polsek Semidangaji), Bripka Fredy Alib (selaku Kanit Reskrim Polsek Semidangaji), Brigpol Aslin Mardanus (Babinkamtibmas Desa Ulakpandan) dan Opan (Tokoh Masyarakat Desa Ulak Pandan)

Kesempatan itu Kapolsek Semodangaji Iptu Bastari memberi apresiasi kepada pemeilik senjata api rakitan yang sudah secara sukarela meneyerahkan senpi kepada polisi. Dikatakan Kapolsek, dilakukan setelah ada hmbauan dari Kapolres OKU Tentang Operasi Senpi Musi Tahun 2019.

Bagi yang memiliki atau menyimpan senjata api agar segera melaporkan dan menyerahkan senjata api di Polres OKU atau Kantor Polisi terdekat. Barang siapa tanpa hak, menguasai, membuat, menyimpan, mengunakan senjata api tanpa izin kepolisian dapat dikenakan Sanksi " UU Darurat No. 12 Tahun 1951 " dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara selama 20 Tahun.

Kegiatan penyerahan senjata api tersebut berakhir sekitar jam 11.00 situasi yang didapat dalam keadaan aman dan terkendali.

Sebelum dilaksanakannya penyerahan senjata api tersebut Para Kapolsek Jajaran Polres Oku melalui Anggota Bhabinkamtibmas telah memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat di Wilkum Kabupaten OKU yang masih memiliki, menyimpan atau menyembunyikan senjata api, amunisi atau bahan peledak ilegal agar dapat berpartisipasi dengan sukarela menyerahkan ke Mapolsek maupun Polres tidak akan di proses secara hukum.

Bila ditemukan atau tertangkap tangan oleh pihak kepolisian maka akan diproses secara hukum sesuai dengan peraturan perUndang - undangan yang berlaku. (adv/eni/sp)

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved