Interupsi Sekretariat DPRD Muaraenim Juara Pertama Top 10 Gagasan Inovasi

Dengan memiliki kemampuan literasi informasi,anggota DPRD Muaraenim diharapkan mampu mengikuti perkembangan informas

Interupsi Sekretariat DPRD Muaraenim Juara Pertama Top 10 Gagasan Inovasi
TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI
INTERUPSI - Interaksi Ruang Pojok Literasi (Interupsi) sebuah gagasan inovasi yang dibuat Sekretariat DPRD Muaraenim berhasil menyabet juara pertama dalam TOP 10 Gagasan Inovasi dalam Festival Gelar Inovasi Daerah tahun 2019. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Interaksi Ruang Pojok Literasi (Interupsi) sebuah gagasan inovasi yang dibuat Sekretariat DPRD Muaraenim berhasil menyabet juara pertama dalam TOP 10 Gagasan Inovasi dalam Festival Gelar Inovasi Daerah tahun 2019.

Penggerak Inovasi Sekretariat Dewan Kabupaten Muaraenim, Almuhadi SE MAP didampingi Inovator Hj Amilia mengatakan Inovasi Interupsi tersebut dibuat tujuannya agar informasi yang cepat, tepat dan relevan mengenai tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Muaraenim.

"Inovasi Interupsi adalah singkatan Interaksi Ruang Pojok Literasi yang bertujuan dan manfaatnya yakni tersedianya informasi yang cepat, tepat dan relevan mengenai tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Muaraenim," katanya.

Dijelaskannya dengan memiliki kemampuan literasi informasi,anggota DPRD Muaraenim diharapkan mampu mengikuti perkembangan informasi, untuk meningkatkan pelayanan informasi publik terhadap tugas, fungsi dan wewenang yang melekat pada DPRD.

"Sehingga masyarakat dapat menyalurkan aspirasi dengan baik serta representasi dewan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik," terangnya lagi.

Ia juga mengatakan Inovasi Interupsi ini akan terus dilakukan pengembangan hingga kedepannya dapat juga di akses oleh masyarakat.

" Untuk saat ini, Ruang Pojok Literasi ini masih hanya untuk internal DPRD Muaraenim dan masih menggunakan buku-buku secara fisik namun ke depan tahun 2020 kita juga akan terus berusaha melakukan pengembangannya sehingga dapat juga nantinya diakses oleh masyarakat, dan sistemnyapun rencananya akan kita kembangkan secara digitalisasi," terangnya.

Ditambahkan oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Muara Enim Lido Septontoni, SH, M.Si bahwa dengan adanya kegiatan inovasi di lingkungan sekretariat DPRD Muaraenim dan tersedianya ruang atau pojok literasi yang menghimpun bahan bacaan informasi yang mencakup tugas dan fungsi DPRD yakni legislasi, budgeting dan kontrol.

"Melalui Inovasi Interupsi ini juga diharapkan dapat menumbuh kembangkan minat dan budaya membaca dilingkungan DPRD Muaraenim dan adanya keterbukaan informasi publik dan memfilterisasi informasi yang tidak jelas atao Hoak," tutupnya.

Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved