Porprov 2019

Hingga Final Sepakbola Porprov XII, Honor Wasit dan Panitia Belum Ada Kejelasan

Kabar tidak sedap dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XII di kota Prabumulih, kembali muncul.

Hingga Final Sepakbola Porprov XII, Honor Wasit dan Panitia Belum Ada Kejelasan
EDISON/TRIBUNSUMSEL.COM
Pertandingan sepak bola Porprov XII Sumsel di lapangan Ria Jaya Pertamina Prabumulih. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kabar tidak sedap dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XII di kota Prabumulih, kembali muncul.

Puluhan wasit, anak gawang dan panitia pelaksana pertandingan bola kaki mengeluhkan belum menerima gaji alias honor hingga jadwal final yang bakal diselenggarakan hari ini.

Bahkan berdasarkan informasi dihimpun, para wasit, anak gawang dan panitia berencana akan menunda pelaksanaan final bola kaki Porprov XII di lapangan Ria Jaya Pertamina jika belum ada kepastian honor kapan akan dibayar.

Isham, satu diantara wasit cabor sepak bola ketika dikonfirmasi membenarkan jika hingga hari pelaksanaan final akan digelar belum ada kabar kapan honor akan dibayarkan.

"Kita tidak mengeluhkan namun hanya mempertanyakan, kenapa hingga pelaksanaan jadwal final hari ini belum ada kabar atau tanda-tanda hak kami akan dibayarkan," ungkapnya kepada Tribunsumsel.com, Rabu (20/11/2019).

Isham mengungkapkan, pihaknya telah bekerja sekitar 10 harian mengawal pertandingan cabor sepak bola dan setelah final akan langsung pulang ke daerah masing-masing. Sedihnya, pulang ke rumah seharusnya membawa oleh-oleh namun kemungkinan pulang dengan tangan hampa menemui anak istri.

"Kami setelah pertandingan langsung pulang, ngapain lagi di Prabumulih. Kami yakin pasti dibayar tapi semestinya sebelum pulang sudah dibawa, lama meninggalkan anak istri," ungkapnya seraya mengatakan pihaknya dan beberapa panitia maupun anak gawang telah mengirimkan pesan agar honor dibayar ke gubernur.

Hal yang sama disampaikan wasit lainnya yang enggan namanya disebutkan yang mengungkapkan jika selama 10 hari meninggalkan anak istri berharap ada kebanggan ketika pulang. "Kalo cak ini pacak keno ocehi bini, badan lah itam 10 hari bejemur dak balik tau-tau balik dak bawak apo-apo," kata wasit tersebut.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Sepakbola Porprov XII, Yopi Indra Putra ketika dikonfirmasi membenarkan jika honor para wasit, panitia dan anak gawang belum ada kabar kapan akan dibayar.

"Sejauh ini memang belum ada kabar kapan akan dibayar, namun kita telah mempertanyakan dan koordinasi terkait hal itu," bebernya.

Pria yang juga merupakan ketua PSSI kota Prabumulih itu mengungkapkan, dari hasil koordinasi pihaknya bersama para wasit ke Koni Sumsel serta lainnya diketahui jika honor belum bisa dibayarkan disebabkan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Koni Sumsel belum disetujui Pemerintah Provinsu Sumsel dan DPRD Sumsel.

"Para panitia dan pengadil di lapangan serta anak gawang telah melaksanakan tugas serta kewajiban selama 10 hari, kami berharap agar hak seluruh panitia, wasit dan anak gawang agar dibayar atau paling tidak ada kejelasan," bebernya seraya mengatakan para wasit, panitia dan anak gawang telah menyampaikan hal itu ke Gubernur Sumsel melalui pesan singkat ke ajudannya.

Sayangnya belum ada pihak Koni Sumsel yang dapat dikonfirmasi terkait permasalahan belim dibayarnya honor wasit, anak gawang dan panitia pelaksana pertandingan bola kaki ini.(eds)

Penulis: Edison
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved