Berita Muba

Ujang Penembak Mati Mandor Perkebunan di Muba Menyerahkan Diri ke Polisi

Ujang (30 tahun), tersangka penembak mati mandor perkebunan menyerahkan diri ke Polsek Keluang, Polres Musi Banyuasin (Muba), Kamis (14/11/19)

Ujang Penembak Mati Mandor Perkebunan di Muba Menyerahkan Diri ke Polisi
Sripo/ Fajeri
Tersangka Ujang pada saat dilakukan pemeriksaan di Mapolres Muba. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU-Ujang (30 tahun), tersangka penembak mati mandor perkebunan menyerahkan diri ke Polsek Keluang, Polres Musi Banyuasin (Muba), Kamis (14/11/19).

Warga Perum PPKS Dusun VI Desa Dawas Kecamatan Keluang Kabupaten Muba ini menembak mati Bayu Santoso, mandor perkebunan.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem melalui Kapolsek Keluang IPTU Sapta Eka Yanto mengatakan, pihaknya langsung mengamankan tersangka saat ia menyerahkan diri dengan diantar keluarganya.

"Saat Kamis sore sekitar pukul 17.30 WIb sebelum kejadian tersangka Ujang yang diduga pelaku mendatangi korban yang saat itu di belakang Barak sambil marah-marah."

"Kemudian tersangka menendang sepeda motor korban yang diparkir sampai jatuh dan langsung pergi," ujarnya.

Masalah Gaji, Mandor Perkebunan di Musi Banyuasin Tewas Ditembak Penjaga Keamanan

Ia menambahkan, tak lama kemudian tersangka kembali lagi.

Ia berkata mau ambil gaji kepada korban bernama Bayu Santoso (28) yang merupakan mandor panen yang tinggal di barak kebun kelapa sawit lelompok Makmur Jaya.

"Saat itu korban yang tidak tahu-menahu tentang persoalnnya mengarahkan tersangka agar menanyakan kepada bos langsung."

"Tersangka yang sudah mempersiapkan kecepek laras panjang yang disandang di badannya langsung mengancam korban," jelasnya.

Spontan tersangka berteriak mencari bos yang dimaksud.

Lalu tersangka pergi ke arah barak korban dan langsung menembakkan senjata rakitan ke arah korban yang mengenai di bagian dada kanan.

Satu Hari Setelah Kepergian Ustadz Taufik Hasnuri, Rumahnya Tetap Ramai Dikunjungi Pelayat

"Korban sendiri langsung dibawa ke RSUD oleh rekan-rekannya. Polisi sektor Keluang yang melakukan penyelidikan dan pengejaran selama 7 hari di desa Dawas yang dipimpin Kanit res Polsek Keluang IPDA Budi Mulya, S.IP.,MH, lalu aparat langsung lakukan koordinasi dengan keluarga tersangka agar menyerahkan diri ke aparat kepolisian," ungkapnya.

Hingga Kamis pagi yang didampingi penasehat hukumnya, tersangka akhirnya menyerahkan diri yang diterima langsung oleh Unit Pidum dan Unit reskrim Polsek Keluang. (SP/ Fajeri)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved