Sumsel Hanya Peringkat ke-9 Porwil X Sumatera, Plt Ketua KONI Sebut Akan Bertanggung Jawab  

Prestasi Sumatera Selatan di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera yang digelar di Bengkulu 3-9 November 2019 menurun drastis.

Sumsel Hanya Peringkat ke-9 Porwil X Sumatera, Plt Ketua KONI Sebut Akan Bertanggung Jawab   
WENI WAHYUNI/TRIBUNSUMSEL.COM
Alimin Nurdin saat berjuang di Lead Perorangan Putra Cabor Panjat Tebing Porwil X Bengkulu, Jumat (1/11/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, BENGKULU - Prestasi Sumatera Selatan di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera yang digelar di Bengkulu 3-9 November 2019 menurun drastis.

Sumsel hanya mampu duduk di peringkat ke-9 dengan mengantongi 43 medali dengan rincian 7 emas, 14 perak dan 22 perunggu dari 11 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Keluar sebagai juara yakni provinsi Riau dengan catatan 35 emas, 23 perak dan 37 perunggu, posisi kedua ada Sumatera Utara dengan perolehan 25 emas, 16 perak dan 26 perunggu.
Sementara posisi ke-3 ada provinsi Bengkulu dengan perolehan 25 emas, 13 perak dan 18 perunggu.

Sebelumnya pada Porwil 2011 di Batam, Sumsel berhasil meraih juara umum dengan perolehan 27 emas dari 84 nomor ataupun medali emas yang diperebutkan. Sementara di tahun 2015 saat perhelatan digelar di Bangka Belitung, kontingen Sumsel keluar sebagai runner up dengan perolehan 33 medali emas dari 124 nomor yang dipertandingkan.

Dari 11 cabang olahraga yang dipertandingkan, 3 Cabor diantaranya paling produktif sumbang medali emas. Yakni Cabor renang 3 emas, cabor panjat tebing 2 emas dan cabor atletik 2 emas. Sementara perak dan perunggu hampir semua Cabor menyumbang. Hanya satu Cabor yang gagal di babak penyisihan yakni Cabor sepakbola.

Ada apa dengan prestasi olahraga Sumatera Selatan?

Pelaksana Tugas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan, Dhennie Zainal mengatakan bahwa semua sudah bekerja dengan maksimal.

Ia menegaskan turunnya prestasi ini bukan kesalahan dari siapapun, terutama para atlet dan jajaran pelatih.

“Saya yang bertanggung jawab disini. Tidak perlu kita saling menyalahkan,” kata Dhennie, Sabtu (9/11/2019).

Dhennie mengaku belum tahu pasti apa yang menjadi penyebab dari turunnya prestasi tersebut. Terlepas dari itu, Sumsel pula merasa dirugikan dengan tidak dipertandingkan nya cabang olahraga unggulan Sumsel.

Halaman
1234
Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved