Penjahat Remaja di Lubuklinggau Ini Takut Ditembak Polisi, Buru-buru Menyerahkan Diri

PI (17) warga Jl Jambi Lama RT 05 Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 diserahkan keluarganya ke Polsek Lubuklinggau Utara.

Penjahat Remaja di Lubuklinggau Ini Takut Ditembak Polisi, Buru-buru Menyerahkan Diri
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
PI saat diamankan di Polsek Lubuklinggau Utara setelah diserahkan orang tuanya. 

Laporan wartawan Tribunsumsel.com, Eko Hepronis

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - PI (17) warga Jl Jambi Lama RT 05 Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 diserahkan keluarganya ke Polsek Lubuklinggau Utara.

Pemuda pengganguran diserahkan pihak keluarganya karena ketakutan akan ditindak tegas bila tak menyerahkan diri karena identitasnya telah diketahui.

PI dicari polisi setelah dilaporkan Orlando Kurniawan (22) seorang mahasiswa semester akhir Universitas Bengkulu karena telah mencuri HP miliknya.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, AKP Harison Manik mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan pelaku
terjadi hari Senin 08 Juli 2019 pukul 19.45 WIB di JL Rambutan Lintas RT 07 Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara 2.

"Aksi pencurian yang dilakukan pelaku bermula saat Orlando hendak menjualkan HP melalui lapak jual beli Facebook," ungkap Harison pada Tribunsumsel.Com, Minggu (9/11/2019).

Lalu Ari Wira Saputra yang sudah lebih dahulu ditangkap (diproses hukum) pada tanggal 22 September 2019 pura-pura menawar kepada Orlando hendak membeli HP tersebut.

Kemudian Ari mengajak PI untuk mencuri HP itu, Keduanya sepakat, Ari menemui Orlando. Sedangkan Peri menunggu sambil melihat situasi dari atas motor.

"Setelah bertemu saat Orlando memperlihatkan HP, Ari langsung merebutnya secara paksa dan langsung kabur melarikan diri dan Peri menghampirinya dan kabur bersama-sama," papar Harison.

Keesokan harinya keduanya menjualkan Hp itu seharga Rp.1,3 juta. Setelah dijual Peri hanya mendapat bagian sebesar Rp. 300 ribu.

Harison menjelaskan penangkapan berawal adanya informasi tentang keberadaan Peri yang bersembunyi di sebuah Pondok di Daerah Sungai Muara Belalau 1.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Aiptu Arahmanu bersama dengan personil unit reskrim lainnya berangkat ke lokasi dan menggerebek pondok tempat Peri bersembunyi.

"Saat itu pelaku telah mencium kedatangan petugas, Peri pun berhasil melarikan diri. Kemudian personil langsung mendatangi rumah orang tuanya supaya menyerahkan diri daripada nanti ditindak tegas," tambahnya.

Akhirnya pada hari ini Jumat (8/11) sore kemarin pihak keluarganya menyerahkan Peri ke Polsek Lubuklinggau Utara guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved