Deru Lepas 6.036 Calon Pengusaha Baru Sumsel

Sebanyak 6.036 calon wirasuaha baru yang berasal dari 17 Kabupaten/Kota se Sumsel dilepas ke dunia kerja oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru di Pusri

Deru Lepas 6.036 Calon Pengusaha Baru Sumsel
Dok.Pemprov Sumsel
Pelepasan Wirausaha Baru Tahun 2019 Dihadiri Forum Koordinasi Pimponan Daerah Provinsi Sumsel. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel Muchendi Machzarekki, Pangdam II Sriwijaya diwakili Staf Ahli Bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) Kolonel CZI Fachrudin, Kapolda Sumsel diwakili Direktorat Kriminal Khusus Kombes Pol Drs Zulkarnain serta perwakilan dari Kajati Sumsel, BNN Sumsel dan Kanwil Kemenkumhan Sumsel. 

PALEMBANG, TRIBUNSUMSEL.COM- Sebanyak 6.036 calon wirasuaha baru yang berasal dari 17 Kabupaten/Kota se Sumsel dilepas ke dunia kerja oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru di Gedung Serba Guna PT.Pusri, Rabu (5/11) sore.

Mereka ini merupakan lulusan yang telah dibina dari Balai Latihan Kerja (BLK) PPIKT Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) se Sumatera Selatan.

Di hadapan ribuan calon pengusaha baru itu Gubernur HD membagikan tips penting. Sebagai Kepala Daerah dan juga pengusaha sukses, Ia mewanti-wanti agar calon wirausaha baru ini tidak hanya terampil bekerja tapi juga terampil dalam urusan marketing.

" Mereka harus tahu bahwa tantangan terbesar dalam berusaha itu adalah marketing. Kita berani melepas mereka karena sekarang sudah ada ketrampilan dan pengetahuan tentang pemasaran jadi berani kita lepas," jelas HD.

HD berharap para anak muda yang sudah memiliki ketrampilan dari 20 bidang keahlian ini bisa menciptakan lapangan kerja baru dan menurunkan angka pengangguran di Sumsel.

"Karena rata-rata masih muda mereka tentu dapat mengedukasi sahabat-sahabat mereka darinkalangan muda atau milenial. Dengan target tercipta lapangan kerja baru dan segera menurunkan angka kemiskinan. Yang tanda-tandanya mulai terlihat saat ini," papar HD.

Yang tak kalah penting lagi, calon pengusaha baru tak boleh gengsi atau hanya sibuk mengatur penampilan sehingga melalaikan kerja dan tujuan utama. Sekarang ini menurutnya pengusaha baru harus berani berpacu meningkatkan kreasi pemasaran dengan fasilitas yang ada.

Dengan keahlian menjahit, service AC, atau otomotif, tata boga dan kecantikan yang mumpuni Ia meyakini, calon pengusaha baru ini akan cepat diterima pasar kerja. Asalkan mulai belajar terampil melakukan pemasaran produk atau jasa keahlian.

"Dalam waktu dekat akan buka Program Internet Desa di Sumsel. Ini artinya kesempatan memasarkan secara digitial bukan hanya untuk masyarakat kota tapi juga di desa bisa," tambahnya.

Lebih jauh dikatakannya, sebagai para calon pengusaha baru tentu masih membutuhkan adaptasi saat dilepas di lapangan. Terutama beradaptasi dengan pasar kerja yang sedemikian ketat tak hanya persaingan secara individu atau trman sesama komunitas tapi dengan perusahaan-perusahaan besar se dunia.

Halaman
12
Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved