Berita Kayuagung

Oknum Guru Diduga Cabuli Siswi SD di Mesuji OKI Kabur, Guru AS Sudah 1 Tahun Cabuli Anak Didiknya

Oknum Guru Diduga Cabuli Siswi SD di Mesuji OKI Kabur, Guru AS Sudah 1 Tahun Cabuli Anak Didiknya

Oknum Guru Diduga Cabuli Siswi SD di Mesuji OKI Kabur, Guru AS Sudah 1 Tahun Cabuli Anak Didiknya
ISTIMEWA
Oknum Guru Diduga Cabuli Siswi SD di Mesuji OKI Kabur, Guru AS Sudah 1 Tahun Cabuli Anak Didiknya 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru di salah satu sekolah dasar (SD) Di Kecamatan Mesuji Makmur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih terus bergulir.

Hingga saat ini terlapor AS (56) menghilang dan tak jelas keberadaannya pasca laporan yang disampaikan oleh sejumlah murid ke Polres OKI beberapa waktu lalu.

Bahkan, hingga saat ini petugas Satreskrim Polres OKI masih menggali informasi terkait dengan keberadaan terlapor dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi-saksi.

Bayi di Palembang Tewas Setelah Masuk Mesin Cuci, Ini Sosok Ayah yang Menghilang Tanpa Kabar

Viral Video Wajah Mulus Novel Baswedan Pasca Operasi di Singapura Tuai Polemik, Ini Jawaban Novel

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH Sik MM didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Prahadinika SH Sik saat dikonfirmasi selasa (6/11) mengatakan, hingga saat ini terlapor belum berhasil dimintai keterangan terkait dengan laporan yang diterima polres OKI.

Meski demikian, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi-saksi yang terdiri dari sebelas orang siswi, dua orang siswa dan kepsek dan seorang guru.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dan saat ini anggota kita masih dilapangan," katanya.

Menurut kasat, berdasarkan informasi yang diperoleh dilapangan, kasus ini sebelum mencuat sebelum dilaporkan ke pihak kepolisian dan sempat dibicarakan ditingkat desa, namun tidak ada solusinya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, aksi tidak senonoh yang diduga dilakukan oleh oknum guru tersebut sudah berlangsung sejak setahun lalu, dimana para siswi yang diduga menjadi korban ini diperlakukan sejak duduk dibangku kelas V SD hingga naik ke kelas VI.

"Namun saat ini kita juga masih mendalami apakah masih ada korban lain," katanya.

Kasat menambahkan, terlapor diangkat sebagai ASN pada tahun 1989 dan menjadi guru sejak tahun 1992, kemudian terlapor diangkat sebagai guru kelas di sekolah tersebut sejak tahun 2018 lalu.

"Jadi terlapor ini guru wali kelas dan mengajar berbagai mata pelajaran," tukasnya.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau kepada terlapor untuk dapat menyerahkan diri kepihak kepolisian sebelum nanti ditangkap oleh petugas.

"Kita sudah imbau namun terlapor belum menyerahkan diri," tukasnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, prilaku menyimpang oknum guru tersebut diduga sudah sejak lama, bahkan informasinya ada salah seorang siswi yang saat ini sudah menikah pernah menjadi korban kelakuan terlapor.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved