Mayat Jumadi Berhasil Dievakuasi ke Tugu Rimau Gunung Dempo, Tinggal Satu Mayat Pendaki Lagi

Tim Evakuasi Gabungan Relawan TNI, Polri, Wanadri, Tagana, Forpa dan Relawan pendaki akhirnya berhasil mengangkat satu jenazah pendaki gunung api demp

Mayat Jumadi Berhasil Dievakuasi ke Tugu Rimau Gunung Dempo, Tinggal Satu Mayat Pendaki Lagi
IST/TAGANA
EVAKUASI JENAZAH PENDAKI - Tim gabungan saat melakukan evakuasi jenazah pendaki yang ditemukan di kawah GAD, Minggu (3/11/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Tim Evakuasi Gabungan Relawan TNI, Polri, Wanadri, Tagana, Forpa dan Relawan pendaki akhirnya berhasil mengangkat satu jenazah pendaki gunung api dempo asal Muaro Bungo Jambi.

Proses evakuasi yang berlangsung dramatis tersebut berhasil membawa jasad salah jasad yang diduga bernama Jumadi (26) turun ke tugu rimau Pagaralam pada Senin (4/11/2019) pukul 00.13 WIB.

Anto, Koordinator Tim Evakuasi Gabungan Relawan menjelaskan, evakuasi semalam berjalan lancar.

Hanya saja medan yang terjal menjadi kendala ditambah lagi suplai logistik setiap pos estafet tidak ada sehingga tim kondisinya kurang fit.

Cerita Fikri Sebelum Hilang, Hadiah Ulang Tahun Minta Diizinkan Naik ke Puncak Dempo

Satu Mayat di Kawasan Kawah Gunung Dempo Telah Dievakuasi, Satu Lagi Dilanjutkan Besok

"Alhamdulillah Tim berhasil melakukan evakuasi salah satu jenazah. Tim gabungan evakuasi alhamdulillah tidak ada yang cedera," katanya.

Menurutnya, pihaknya baru berhasil mengevakuasi satu jenazah sedangkan satunya lagi yang sudah ditemukan tidak jauh dari yang pertama akan dievakuasi hari ini.

"Karena kondisi sudah malam maka kita hanya bisa mengevakuasi satu mayat sedangkan satunya akan kita evakuasi hari ini," ujarnya.

Saat ini tim sudah bergerak pada Pukul 07.00 WIB untuk di lereng Dempo untuk membawa jasad kedua ke atas lereng sedangkan untuk setiap Pos dibantu oleh BPBD serta damkar sebagai backup Tim.

"Untuk saat ini jasad kedua belum kita ketahui identitasnya semua wewenang pihak kesehatan dan Polres Pagaralam yang mengidentifikasinya nanti," jelasnya.

Sementara itu Koordinator Tim Wanadri, Otek Cemehe mengatakan, bahwa berdasarkan identifikasi dari pihak keluarga Jenazah yang pertama dibenarkan merupakan pendaki yang hilang atas nama Jumadi.

"Keluarga membenarkan jika itu Jumadi karena terlihat dari struktur giginya yang memiliki taring," ujarnya.(one)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved