Begini Cara Mudah Aktifkan Fitur Fingerprint di WhatsApp, Update Fitur Terbaru WA

WhatsApp telah mengkonfirmasi fitur kunci layar sudah bisa digunakan saat ini. Setelah sebelumnya telah dilakukan uji coba pada versi beta

Begini Cara Mudah Aktifkan Fitur Fingerprint di WhatsApp, Update Fitur Terbaru WA
Youtube RK Revies
Begini Cara Mudah Aktifkan Fitur Fingerprint di WhatsApp, Update Fitur Terbaru WA 

TRIBUNSUMSEL.COM- WhatsApp telah mengkonfirmasi fitur kunci layar sudah bisa digunakan saat ini.

Setelah sebelumnya telah dilakukan uji coba pada versi beta.

Fitur terbaru ini ditambah bermaksud untuk menambahkan keamanan privasi si pengguna.

Agar informasi pribadi miliknya tidak diketahui oleh orang banyak.

Karena sering kali terjadi kebocoran informasi penting dari WhatsApp.

Dengan fitur Fingerprint ini WhatsApp berharap para penggunanya lebih aman lagi.

Melansir dari Tekno Kompas, berikut ini cara untuk mengaktifkan fingerprint di WhatsApp.

Begini Cara Mudah Aktifkan Fitur Fingerprint di WhatsApp, Update Fitur Terbaru WA
Begini Cara Mudah Aktifkan Fitur Fingerprint di WhatsApp, Update Fitur Terbaru WA (Youtube RK Revies)

Cara mengaktifkan fitur fingerprint lock WhatsApp

Fitur fingerprint lock di WhatsApp bisa ditemukan di menu "Privacy" yang bisa diakses di dalam menu "Account" pada halaman pengaturan WhatsApp.

Setelah masuk ke halaman "Privacy", pilih menu " Fingerprint lock" dan aktifkan opsi "Unlock with fingerprint".

Perlu dicatat, sebelum mengaktifkan fitur fingerprint lock ini, pengguna harus mendaftarkan sidik jari mereka lebih dulu.

Caranya hampir sama dengan menyetel pengaturan pemindai sidik jari di dalam ponsel.

Kemudian, pengguna akan diminta memilih fitur keamanan lain sebelum mendaftarkan sidik jarinya, yakni dengan memilih fitur kemanan pola, PIN, atau password.

Setelah mendaftarkan pola, PIN, atau password, barulah pengguna akan diminta untuk mendaftarkan sidik jari yang akan digunakan untuk membuka WhatsApp.

Nantinya akan ada pilihan jeda waktu untuk mengunci WhatsApp.

Pilihan waktu yang tersedia adalah sesegera mungkin setelah aplikasi WhatsApp ditutup, satu menit, hingga 30 menit.

Pengguna pun bisa mengatur lebih lanjut apakah isi chat baru yang masuk bersamaan dengan notifikasi masih bisa terbaca atau tidak.

Dengan demikian, tingkat keamanan WhatsApp dari keisengan orang-orang sekitar akan terminimalisir.

Perlu diingat, meski terkesan aman dan hanya pemiliknya saja yang bisa membuka WhatsApp.

Aplikasi tersebut tidak akan meminta verifikasi sidik jari dalam beberapa kondisi. 

Misalnya, pengguna yang mengaktifkan fitur "quick reply" masih bisa membalas pesan lewat notifikasi tanpa harus membuka platform WhatsApp.

Kemudian, jika ada panggilan WhatsApp masuk, pengguna juga bisa langsung menjawabnya tanpa harus membuka WhatsApp dengan sidik jari.

Jika kurang jelas terhadap info diatas, kalian bisa menyimak video di bawah ini.

Penulis: M Agustria
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved