Berita Ogan Ilir

Sebelum Tewas Terjatuh dari Pohon, Santri Ponpes Raudhatul Ulum Sempat Bawa Kasur

Sehari jelang hari santri nasional yang jatuh pada Selasa (22/10/2019), kabar duka menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpe) Raudhatul Ulum di Ogan Ilir

Sebelum Tewas Terjatuh dari Pohon, Santri Ponpes Raudhatul Ulum Sempat Bawa Kasur
Sripo/ Resha
Seorang penjaga asrama di Ponpes Raudhatul Ulum di kecamatan Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir, saat menunjukkan lokasi dimana Piter Ramdoni (14), salah satu santrinya terjatuh, Senin (21/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA-Sehari jelang hari santri nasional yang jatuh pada Selasa (22/10/2019), kabar duka menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpe) Raudhatul Ulum di Ogan Ilir.

Mereka baru saja kehilangan seorang santri terbaiknya, Piter Romadoni (14 tahun).

Piter diduga tewas setelah terjatuh dari pohon kelapa, Senin (21/10/2019), sekitar pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, tepatnya di Asrama Hamzah yang terletak di dalam lingkungan Ponpes, pada saat itu, rata-rata para santri di sana sudah tertidur lelap.

Piter bersama beberapa rekannya, berinisiatif mengambil buah dogan di depan asramanya pada malam tersebut.

Ia mengambil 4 buah kasur, dan meletakkannya di bawah pohon tempatnya memanjat.

"Kasur itu diduga agar buah Dogan yang jatuh ke bawah tidak pecah," ujar Humas Ponpes Raudhatul Ulum, Salamudin, saat diwawancarai.

Almarhum pun sempat bilang ke teman-temannya untuk tidak menonton dirinya saat memanjat.

Sebab, ia diduga takut ketauan oleh Ustad yang berjaga pada malam hari.

"Memang sistem kami, ada sistem piket yang mana ustad dan siswa bergantian jaga malam hari," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved