Berita OKU

Nelangsa Petani Karet OKU, Pohon Nyaris Tak Keluarkan Getah, Harga Makin Anjlok

Pohon karet tidak bergetah dampak musim kemarau panjang ditambah lagi harga yang kian murah.

Nelangsa Petani Karet OKU, Pohon Nyaris Tak Keluarkan Getah, Harga Makin Anjlok
Sripo/ Leni Juwita
Dampak musim kemarau panjang pohon karet nyaris tidak memproduksi getah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Kehidupan petani karet kini kian terpuruk.

Pohon karet nyaris tidak bergetah dampak musim kemarau panjang ditambah lagi harga yang kian murah.

Harga getah karet yang ditimbang dua minguan berkisar Rp 8.500/kg.

Sebelumnya harga karet masih Rp 9000/kg.

Mirisnya lagi dampak dari kemarau panjang ini pohon karet nyaris tidak megeluarkan getah lagi.

Dibandingkan keadaan normal, saat ini prduksi getah karet tingga 1/4 dari kondisi normal (musim hujam).

Petani karet yang selama ini berpenghasilan Rp 6 juta /bulan kini hanya berpenghasian Rp 1,5 juta/bulan.

Itupun didapat dengan tingkat kesulitan yang luar biasa.

Anaknya Meninggal Jatuh dari Pohon, Serda Abdurahman Sayangkan Ponpes Kurang Pengawasan

Petani karet harus bertaruh nyawa dengan menyadap pukul 03.00 dini hari, telat sedikit getah karet tidak mengalir lagi.

“Aku nyadap pohon karet jam 3 malam , pakai penerangan senter dan membawa obat nyamuk bakar,’ kata Ismail (35 tahun).

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved