Bambang Irawan Ditemukan Tewas Mengapung, Korban Alami Gangguan Jiwa

Masyarakat Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabuputen Musi Banyuasin (Muba), Senin (14/10/19) sekitar pukul 08.00 WIB

Bambang Irawan Ditemukan Tewas Mengapung, Korban Alami Gangguan Jiwa
FAJRI/SRIWIJAYA POST
Evakuasi Bambang Irawan yang ditemukan tewas mengapung. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Masyarakat Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabuputen Musi Banyuasin (Muba), Senin (14/10/19) sekitar pukul 08.00 WIB digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki mengapung di bawah Jembatan Musi (JM).

Diketahui korban bernama Bambang Irawan (22) warga perumahan Becak RT 07 RW 03 Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba yang mengalami gangguan jiwa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh masyatakat sekitar yang saat itu hendak beraktifitas ke Sungai Musi di pagi hari.

Namun, ketika dilihat dari kejauhan seperti boneka yang mengambang dan ketika didekati ternyata sesosok mayat laki-laki dalam posisi tertelentang.

Korban ditemukan tepat persis di bawa JM, kejadian penemuan mayat tersebut langsung dilaporkan ke Ketua RT dan Mapolsek Sekayu.
Selang sesaat kemudian pihak kepolisian dan BPBD Muba langsung mengevakuasi jasad korban tenggelam ke RSUD Sekayu.

Kepala BPBD Muba Indita Purnama, membenarkan prihal penemuan sesosok mayat laki-laki. Diketagui mayat tersebut bernama Bambang Irawan (22) warga perumahan Becak RT 07 RW 03 Kelurahan Balai Agung Kecamatan Sekayu Kabupaten Muba.
Pada saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Ya, benar kita mendapatkan laporan dari masyarakat. Korban ditemukan dalam posisi telentang, korban langsung kita evakuasi ke RSUD Sekayu. Usai dilakukan indentifkasi korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,"ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Sekayu AKP Heri, menambahkan usai jasad korban di evakuasi korban langsung dibawa ke rumah duka. Dari pemeriskaan korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Dari hasil visum pihak rumah sakit tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga mengalami gangguan jiwa, pihak keluarga sendiri menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga,"jelasnya. (dho)

Tim BPBD Muba ketika mengevakasi jasad Bambang Irawa ke RSUD Sekayu.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved