Pilkada Muratara 2020
Sosok Yuliana dan Yeni Risnawati, Dua Tokoh Perempuan Berniat Ikut Pilkada Muratara 2020
Sejauh ini baru ada dua tokoh perempuan yang berniat tarung di Pilkada Muratara 2020
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Bursa pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) di Pilkada 2020 semakin ramai.
Petarung yang akan berkompetisi di pesta demokrasi lima tahunan ini datang dari berbagai kalangan.
Mulai dari petahana, kader partai politik, anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, hingga tokoh perempuan.
Mereka mulai mendatangi kantor partai politik untuk mengambil formulir pendaftaran pencalonan dan berharap diusung atau didukung.
Sejauh ini baru ada dua tokoh perempuan yang berniat tarung di Pilkada Muratara 2020.
Mereka adalah Yuliana dan Yeni Risnawati.
• Anak Yatim di Muratara Ini Takut Sekolah karena Belum Bayar Sumbangan, Ini Penjelasan Kepsek
Keduanya merupakan perempuan asli Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara.
Yuliana adalah anggota DPRD Kabupaten Muratara masa jabatan 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar).
Sementara Yeni Risnawati sempat menjabat anggota DPRD Kota Lubuklinggau periode 2014-2019 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
"Saya berniat ingin melanjutkan pengabdian saya kepada masyarakat. Kalau kemarin saya di legislatif, sekarang berniat di eksekutif," kata Yuliana kepada Tribunsumsel.com, Jumat (11/10/2019).
Ia mengatakan sudah mengambil formulir pendaftaran pencalonan di beberapa partai politik, seperti Golkar, PDI Perjuangan, NasDem dan PAN.
• Kabupaten Muratara Segera Miliki Mapolres, Kantor Sementara di Polsek Rupit
"Hari Senin ini nanti saya mulai mengembalikan formulir satu persatu ke partai politik," katanya.
Senada juga disampaikan Yeni Risnawati, ia juga serius ingin mencalonkan diri di Pilkada Muratara 2020.
"Saya asli Muratara, walaupun kemarin jadi anggota DPRD di Lubuklinggau, sekarang saya berniat untuk memajukan daerah asal saya," ujarnya.
Ia juga mengaku sudah mengambil formulir pendaftaran pencalonan di beberapa partai politik, seperti PDI Perjuangan, NasDem dan Golkar.
"Saya pertama kali mengembalikan formulir di PDI Perjuangan, nanti disusul partai lainnya juga," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/tokoh-perempuan-pilkada-muratara.jpg)