Berita Prabumulih

Muaraenim Dapat Hasil Prabumulih Dapat Limbahnya, Ridho Yahya : Masalah Ini Akan Kita Teruskan

Warga di Kelurahan Gunung Kemala dan Payuputat, Kota Prabumulih mengeluhkan limbah sebuah perusahaan yang merusak perkebunan dan sungai

Muaraenim Dapat Hasil Prabumulih Dapat Limbahnya, Ridho Yahya : Masalah Ini Akan Kita Teruskan
Tribun Sumsel/ Edison
Walikota Prabumulih Ridho Yahya 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Warga di Kelurahan Gunung Kemala dan Payuputat, Kota Prabumulih mengeluhkan limbah sebuah perusahaan yang merusak perkebunan dan sungai.

Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya menanggapi keluhan warga yang tinggal di dua kelurahan.

Ridho mengatakan, keberadaan perusahaan tersebut sama seperti makan buah nangka.

Kabupaten tetangga memakan buahnya dan Prabumulih justru kena getahnya.

"Masalah ini akan kita teruskan, inilah orang ngambil hasilnya kita (Prabumulih-red) kena getahnya, Muaraenim jauh sana nambangnya kita kena dampaknya," ungkap Ridho ketika diwawancarai usai paripurna pelantikan unsur pimpinan DPRD Prabumulih, Jumat (11/10/2019).

Siap Go Internasional, Sekolah Filial LPKA Palembang Ikut Seleksi di PBB

Ridho menuturkan, terkait persoalan itu pihaknya akan menyurati pemerintah provinsi dan lainnya.

Selain itu pihaknya mendukung rencana masyarakat mengirimkan surat ke mana-mana sehingga dampak yang diterima akan teratasi.

"Kemarin kita tantang juga mahasiswa, coba mahasiswa itu dukung wilayah yang melarang tambang dan daerah seperti kami yang komitmen dengan daerahnya. Sekarang kami kena getahnya saja, limbah dimana-mana, Muaraenim dapat hasil kita dapat limbah," bebernya.

Hal yang sama disampaikan para anggota DPRD Prabumulih yang meminta pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten muaraenim serta perusahaan agar memperhatikan permasalahan dihadapi warga kota Prabumulih yang terjadi sejak lama tersebut.

Semakin Mesra, Presiden Jokowi Bertemu Prabowo Subianto di Istana Hari ini, Bahas Menteri?

"Persoalan ini sudah sejak lama terjadi tepatnya 2014, hendaknya diselesaikan karena membuat masyarakat susah dalam memenuhi kebutuhan ekonomi akibat lahan perkebunan terkena dampak limbah," ungkap Heri Gustiawan kepada sejumlah wartawan belum lama ini.

Senada disampaikan Beni SH yang merupakan anggota DPRD Prabumulih lainnya.

Beni menuturkan persoalan limbah tersebut terus-terusan terjadi dan perusahaan seolah diam tidak memberikan penanganan terkait hal itu.

"Apa menjadi aspirasi masyarakat akan ditampung dan ditindaklanjuti pihaknya selaku wakil rakyat," katanya.

Penulis: Edison
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved