Berita OKI

HUT ke 74 Kabupaten OKI, Bupati Singgung Pesan Presiden Jokowi Tentang Lompatan Kemajuan

Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memeringati hari jadi ke-74 dengan menggelar sidang paripurna di DPRD OKI, Jumat (11/10/2019).

HUT ke 74 Kabupaten OKI, Bupati Singgung Pesan Presiden Jokowi Tentang Lompatan Kemajuan
Tribun Sumsel/ Winando Davinchi
Bupati Iskandar SE saat menyampaikan sambutan pada peringatan hari jadi ke-74 Kabupaten OKI di sidang paripurna di DPRD OKI, Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL, KAYUAGUNG-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memeringati hari jadi ke-74 dengan menggelar sidang paripurna di DPRD OKI, Jumat (11/10/2019).

Bupati OKI Iskandar SE pada kesempatan ini, menyinggung pesan presiden Jokowi tentang lompatan kemajuan yang harus dilakukan bangsa yang harus dilakukan ke depan.

"Kita harus tinggalkan kebiasaan menengok ke belakang, dengan visi optimis menatap ke depan, agar kita bisa membangun generasi baru yang mampu menapaki tanjakan berbatu mendaki bukit keberhasilan," kata Iskandar pada Rapat Paripurna DPRD OKI Peringatan Hari Jadi ke 74 Kabupaten OKI, Jumat (11/10/2019).

Untuk melakukan lompatan itu, tukas Iskandar harus ditumbukan kultur baru, yaitu culture of excellence.

Kultur unggul di semua bidang kehidupan. Basis keunggulan suatu daerah, bahkan bangsa, nyata-nyata dan tak lain, ialah manusia-manusianya, baik spiritualitas, intelektualitas, dan etos kerjanya.

OKI Masih Menjadi Penyumbang Terbanyak Hot Spot di Sumsel, Meningkat 4 Kali Lipat

Untuk memupuk keunggulan tambah Iskandar kuncinya adalah budaya.

Budaya kerja keras, budaya disiplin, spirit of excellence.

"Itulah akar tunggang pohon keunggulan yang kita cari. Spirit yang perlu diberi darah, saraf, otot, dan daging, agar menjadi tubuh, agar menjadi sebuah budaya," tambahnya.

Guna mewujudkan SDM OKI yang unggul Iskandar mengungkap Indek Pembangunan Manusia (IPM) Ogan Komering Ilir yang mampu didongkrak dari 63,87 pada tahun 2014 menjadi 66,57 pada tahun 2018.

Capaian ini menurut dia ditopang oleh rata-rata lama sekolah di OKI yang mencapai 7,02 tahun, harapan lama sekolah diangka 11,40 tahun.

Sementara angka kematian bayi turun menjadi 6 kasus di tahun 2018 dan angka kematian ibu 2 kasus dari sebelum sebanyak 16 kasus pada 2013 serta angka stunting yang ditekan dari 34,4 pada tahun 2015 menjadi 22,5 di tahun 2017.

Video Live Streaming Indonesia vs China Malam ini Pukul 18.00 WIB di CFA 2019, Tonton TV Online RCTI

Disamping beberapa prestasi itu, OKI saat ini belum bisa lepas dari masalah kebakaran hutan dan lahan.

Dalam beberapa hari, Kabupaten OKI menjadi penyumbang terbanyak hot spot di Sumsel.

Hot spot pada Kamis (10/10/2019) hanya 126 titik dan titik terbanyak ada di Kabupaten OKI sebanyak 57 Titik.

Sedangkan Jumat (11/10/2019) sebaran hotspot menjadi 414 titik dan terbanyak masih berasal dari OKI 263 titik, Musi Banyuasin 55 Titik dan Banyuasin 46 titik.

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved