Sumsel Dapat Satu Tambahan Helikopter Lagi, Update Data Karhutla di Sumsel

Hingga kini kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Sumatera Selatan masih terus terjadi.

Sumsel Dapat Satu Tambahan Helikopter Lagi, Update Data Karhutla di Sumsel
tribunsumsel.com/Slamet Teguh Rahayu
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hingga kini kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Sumatera Selatan masih terus terjadi.

Untuk itu Sumsel mendapatkan tambahan bantuan helikopter dari BNPB.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Ansori mengatakan, bahwa saat ini Sumsel mendapatkan satu tambahan helikopter water bombing.

"Itu merupakan peralihan bantuan BNPB yang selama ini memadamkan karhutla di Riau. Sebab Riau dinilai sudah tidak banyak karhutla, maka BNPB menempatkan satu helikopter ke Sumsel," kata Ansori, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, di Sumsel masih terjadi karhutla.
Hujan memang terjadi di Sumsel tapi sporadis, dan belum mampu memadamkan semua daerah yang terbakar di Sumsel.

"Dengan begitu, saat ini di Sumsel ada 10 helikopter, dimana dua diantaranya difokuskan untuk patroli dan yang delapan untuk water bombing," jelasnya.

Sedangkan terkait dengan upaya TMC (teknik modifikasi cuaca), saat ini belum bisa dilakukan karena mengingat awan penghujan belum ditemukan. TMC agak sulit karena awan penghujan tidak ada. Pesawat TMC standby di Lanud Sri Mulyono Herlambang.

Sementara itu berdasar data satelit Lapan, hari ini, Kamis (10/10) ada 342 titik panas di Sumsel. Dengan 120 titik panas tingkat kepercayaan diatas 80 persen. Kebakaran terbanyak masih terjadi di OKI. Lalu di Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim dan lainnya.

Sedangan berdasarkan pantauan citra satelit sudah ada 106.307 hektare lahan yang terbakar, tersebar di 11 daerah di wilayah Sumsel. Untuk luasan lahan terbakar yakni di Kabupaten OKI dengan luas mencapai 40.165 hektare, Kabupaten Muba seluas 30.279 hektare, Kabupaten Banyuasin seluas 18.094 hektare, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) 6.276, Kabupaten Ogan Ilir (OI) 5.418 hektare, Kabupaten Muara Enim 2.019 hektare, Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2.047 hektare, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 1.561 hektare, Kota Palembang 264 hektare, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 152 hektare.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved