Berita Palembang

Pria di Palembang Ini Tertipu Rp 5,2 Juta Modus Penerimaan Lowongan Kerja Perusahaan Rokok

Jaka Wisnu Wardana sangat senang ketika menerima email yang menyatakan diterima bekerja di sebuah perusahaan rokok

Pria di Palembang Ini Tertipu Rp 5,2 Juta Modus Penerimaan Lowongan Kerja Perusahaan Rokok
Tribunsumsel.com
Ilustrasi Lowongan Kerja 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Jaka Wisnu Wardana sangat senang ketika menerima email yang menyatakan diterima bekerja di sebuah perusahaan rokok.

Pria 26 tahun, warga Perum Griya Asri blok O, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus Palembang percaya begitu saja dengan email yang didapatkannya.

Jaka malah tertipu dengan email yang diterimanya tersebut, sehingga kehilangan uang Rp 5,250 juta.

"Saya menyesal pak, terlalu percaya begitu saja dengan email yang menyatakan saya diterima kerja tersebut pak,"ungkapnya, Kamis (10/10/2019).

Apalagi Jaka harus merelakan uang yang di transfernya ke rekening milik terlapor atas nama Annisa.

Pelaku Penyerang Menkoplhukam Wiranto Diduga Gunakan Pisau Lempar, Telah Diamankan

"Saya mendapatkan email itu pak pada Rabu (9/10/2019) sekitar pukul 12.00, lantas terlapor meminta saya mentransferkan sejumlah uang tersebut guna untuk biaya transportasi, menginap selama pelatihan di Jakarta pak," katanya.

Kemudian sekitar pukul 12.15, Jaka mentransferkan uang yang diminta ke rekening melalui m-banking milik.

"Saya sangat menyesal pak terlalu percaya dengan terlapor ini pak,"katanya.

Setelah uang ditransfer ke terlapor, pelapor mencoba menghubungi terlapor tapi tidak ada respon dari terlapor hingga saat ini.

"Saya sudah berupaya menghubungi dia pak tapi tidak ada respon sama sekali pak," tambahnya.

Oleh karena itu, Jaka ditemani sang pacar melaporkan kejadian yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang untuk diproses secara hukum.

Ini Wajah Spesialis Jambret Handphone di Palembang, Ditangkap Polisi di Lorong Kulit

"Saya sudah membuat laporan polisi di sini (SPKT-red) dan saya harapkan dia tertangkap," katanya.

Kanit II SPKT Polresta Palembang, Ipda Juan Pahrul membenarkan, anggota piket SPKT Polresta Palembang menerima laporan penipuan yang dialami korban.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polresta Palembang. Sementara untuk pelakunya bila terbukti bersalah dikenakan hukuman penjara empat tahun," tutupnya. (SP/ Andyka Wijaya)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved