Eko Mengaku Marah Diejek Banci, Picu Pembacokan Pedagang di Palembang

Eko Saputra (35). Warga Jalan Muhajidin Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang ditangkap petugas Pidum (Pidana Umum)

Eko Mengaku Marah Diejek Banci, Picu Pembacokan Pedagang di Palembang
ANDI WIJAYA
Kasub Opsnal Pidum, Ipda Andrean saat menunjukan barang bukti pedang yang digunakan Eko membacok Rizki, kamis (10/10). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Eko Saputra (35). Warga Jalan Muhajidin Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang ditangkap petugas Pidum (Pidana Umum) Polresta Palembang, Kamis (10/10), sekitar pukul 10.30.

Eko adalah buronan kasus pembacokan terhadap seorang pedagang bernama Rizky.

Eko ditangkap petugas Pidum Polresta Palembang saat berada di rumah susun blok 49.

Meski sempat panik melihat kedatangan petugas, namun Eko mengaku bersalah dengan apa yang sudah dilakukannya.

Tanpa banyak bicara, Eko pun beserta barang bukti berupa pedang panjang, langsung diamankan ke Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

Informasi yang dihimpun, aksi pengeroyokan yang dilakukan Eko bersama rekannya, Roma (sudah tertangkap pada September), terjadi pada 11 Juli 2019, di jalan Mujahidin tepanya di depan Toko Syakira simpang pasar 26 Ilir Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Dimana, saat itu korban sedang duduk di TKP (Tempat kejadian perkara), lalu datanglah tersangka dan rekannya bernama Roma lalu terjadi percekcokan.

Kemudian tersangka Roma memeluk korban dari belakang, dan Eko langsung menghujami korban menggunakan parang.

Dan akibat kejadian itu, korban pun korban mengalami luka robek di kepala, bahu kiri, dan pergelangan tangan kanan.

Selanjutnya korban langsung dilarikan di bawa ke RS Charitas oleh warga untuk dilakukan perawatan.

Halaman
12
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved