Pilkada Serentak Sumsel 2020

7 Kabupaten/Kota di Sumsel Laksanakan Pilkada Serentak 2020, Tinggal OKU Belum Jelas Anggarannya

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih menunggu laporan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari OKU

7 Kabupaten/Kota di Sumsel Laksanakan Pilkada Serentak 2020, Tinggal OKU Belum Jelas Anggarannya
Tribun Sumsel/ Linda Trisnawati
Ketua KPU Sumatera Selatan Kelly Mariana 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih menunggu laporan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Dari tujuh kabupaten/kota di Sumsel yang menyelenggaran Pilkada Serentak 2020, hanya OKU yang belum jelas berapa anggaran hibahnya.

Seharusnya paling lambat NPHD sudah diserahkan semua kabupaten kota ke KPU Provinsi untuk penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 ini pada awal Oktober 2019.

Di Sumsel terdapat 7 kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada Serentak tahun 2020, Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Rawas (Mura), Ogan Ilir, OKU Timur, OKU Selatan dan OKU.

"Terjadi keterlambatan laporan NPHD kabupaten OKU. Alasannya, pembahasan penganggaran dana hibah ini tidak dibahas oleh anggota DPRD lama dan mau menunggu DPRD yang baru. Jadi kami tunggu sampai tanggal 14 Oktober ini," kata Ketua KPU Provinsi Sumsel, Kelly Mariana, Kamis (10/10/2019).

Ia menjelaskan, usulan dana hibah dari kabupaten kota yang menyenggarakan pilkada serentak tanggal 23 September 2020 mendatang, hampir menyentuh angka Rp 400 Miliar.

Dana tersebut digunakan oleh kabupaten kota masing-masing untuk penyelenggaraan pilkada.

Sementara KPU Provinsi mengajukan usulan dana hibah hanya untuk penguatan kelembagaan.

Rincian Dana Hibah :

PALI                 :  Dana hibah yang disetujui sebesar Rp 40 Miliar

Halaman
123
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved