150 Personel Pemegang Senjata Api Ikut Tes Kejiwaan

Sebanyak 150 orang personel Polres Muaraenim yang memegang senjata api dinas ikuti tes psikologi .

150 Personel Pemegang Senjata Api Ikut Tes Kejiwaan
Istimewa
Sebanyak 150 orang personil Polres Muaraenim yang memegang senjata api dinas ikuti tes psycology senpi. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

MUARAENIM, TRIBUNSUMSEL.COM - Sebanyak 150 orang personel Polres Muaraenim yang memegang senjata api ikuti tes kejiwaan. Kegiatan ini dilaksanakan, Kamis, (10/9/2019) yang dipusatkan di Mapolres Muaraenim.

Seperti yang katakan Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops, Kompol Irwan Andeta mengatakan bahwa Kegiatan Tes Psycologi berkala ini wajib dilakukan kepada seluruh pemegang Senpi Dinas.

" Tujuannya untuk melihat hasilnya apakah masih layak atau tidak anggota tersebut dibekali dengan senpi dinas,"katanya.

Selain itu lanjutnya tes tersebut dilaksanakan untuk melihat kontrol emosi personil apakah stabil atau malah labil.

" Untuk memiliki senpi, atau apakah ketelitian dan kejelian serta bagaimana pertimbngannya untuk penggunaan senpi, apakah masih akurat, terukur atau tidak," jelasnya.

Ia juga menerangkan dalam tes tersebut lanjutnya diikuti oleh 150 orang personil dijajaran Polres Muaraenim.

" Itu untuk gelombang 1, sisannya dilaksanakan sore nanti,atau kalau memungkin bisa disambung besok, dan untuk gelombang satu ini, alhamdulilah diikuti dengan antusias yang tinggi oleh personil Polres Muaraenim,"katanya.

Ditambahkannya dengan mengikuti kegiatan dimaksud dan dari pelaksanaan tes tersebut diharapkan personil yang memegang senjata api dinas betul-betul memenuhi persayaratan dan kwalitas sebagai pemegang senpi.

" sehingga senjata api yang dipegang tidak akan bermasalah apalagi sampai menimbulkan korban yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Caption: sejumlah anggota jajaran Polres Muaraenim saat mengikuti tes senpi.

Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved