Berita Palembang

Viral Wanita Ngadu ke Hotman Paris Jadi Korban Malpraktik Dokter RSMH, Polda Sumsel Cek Laporan

Viral Wanita Ngadu ke Hotman Paris Jadi Korban Malpraktik Dokter RSMH, Polda Sumsel Cek Laporan

Viral Wanita Ngadu ke Hotman Paris Jadi Korban Malpraktik Dokter RSMH, Polda Sumsel Cek Laporan
ISTIMEWA
Instagram Hotman Paris yang mengunggah video di kopi joni warga menuding RSMH Palembang lakukan mal praktik. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang wanita asal Palembang mengadu dengan Hotman Paris.

Alasan wanita itu mengadu, karena dirinya menganggap sebagai korban malapraktek oleh oknum dokter dan rumah sakit.

Wanita iut juga pernah melaporkan dokter yang mengoperasi tangannya ke polisi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, bila ada warga yang melapor ke Polda Sumsel akan dilakukan proses penyelidikan.

Tanggapan RSMH Palembang Diduga Hotman Paris Mal Praktik, Ternyata Sudah 2 Kali Diperiksa Polda

Penyelidikan tersebut akan meminta keterangan dari pasien dan juga saksi ahli termasuk oknum dokter yang mengoperasi si pasien.

"Untuk perkembangan kasusnya masih di cari tahu. Pasien yang melapor ini di arahkan ke Reskrimum atau Reskrimsus. Ini masih di cari tahu, karena laporannya mungkin sudah lumayan lama," katanya, Selasa (8/10/2019).

Biasanya, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelapor, oknum yang dilaporkan, untuk pembuktian dilakukan pemeriksaan saksi ahli yakni dokter pula.

Bila nantinya sudah dilakukan pemeriksaan secara berjenjang, penyidik biasanya akan melakukan beberapa kali gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.

Dari gelar perkara yang dilakukan, baru bisa diambil kesimpulan dari kasus yang sedang dilakukan penyelidikan.

Nantinya, apakah akan ada yang ditetapkan menjadi tersangka atau memang kasusnya dihentikan karena pembuktiannya tidak kuat.

"Kalau disebut itu malapraktik, saya rasa tidak. Karena, yang saya baca di koran Tribun operasi tersebut dilakukan sesuai profesinya yakni dokter.

Beda halnya, bila yang melakukan operasi itu bukan dokter, itu baru yang dikatakan malapraktik," ujar Supriadi yang memiliki basic di bidang reserse ini.

Namun, bila memang dalam rangkaian operasi yang sudah sesuai prosedur dilaksanakan ada kegagalan, bisa saja kemungkinan adanya kelalaian.

Akan tetapi, untuk adanya kelalaian yang terjadi membutuhkan pemeriksaan saksi-saksi secara mendalam dan mendetil terkait tindakan medis yang dilakukan.

Kisah Pilu Gadis Kalimantan yang Diperawani Paman, Lalu Jadi Budak Seks Ayah Kandung Hingga Hamil

Karena, untuk kasus-kasus seperti ini biasanya penyidik akan lebih teliti untuk menentukan tersangka.

Dari itulah, terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menentukan proses hukum selanjutnya.

Terkadang, penyidik harus kembali memanggil saksi-saksi termasuk saksi ahli.

Untuk itulah, terkait kasus ini menurut Supriadi ia harus melakukan pengecekan dari laporan si pelapor yang diarahkan ke di Ditreskrimum atau Ditreskrimsus.

"Saya meminta waktu untuk mengecek laporan itu apakah laporan itu diarahkan ke Ditreskrimsus atau Ditreskrimum.

Saya sudah berkoordinasi dengan kedua Direktur, tetapi berkasnya masih dicek siapa penyidiknya," pungkasnya.

Viral

Viralnya seorang wanita yang mengadu ke Hotman Paris pun ditanggapi oleh pihak RSMH Palembang.

Koordinator Pengaduan Pelanggan RSMH Palembang, Hidayati mengakui setelah diperiksa oleh penyidik tapi tidak terbukti adanya Malpraktek.

 "Penyidik sudah memeriksa ahli dan kesimpulannya tidak ada malpraktek," ujarnya singkat, Senin (7/10/2019).

Ia pun enggan menanggapi lebih banyak lagi terkait hal tersebut.

"Maaf ya kami saat ini sedang konsultasi dengan konsultan hukum," kata dia.

Seperti diketahui, aksi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melalui akun instagramnya @hotmanparisofficial memposting sebuah video.

Dalam video tersebut, Hotman menerima pengaduan seorang wanita di Kopi Joni, Jakarta.

Dalam salah satu postinganya Sabtu (5/10/2019), Hotman menenerima pengaduan seorang wanita yang katanya pernah berobat di rumah sakit umum di Palembang (mungkin maksudnya RSMH Palembang), pada Maret 2018 lalu.

Di video tersebut, wanita itu awalnya berobat mengeluhkan tangannya terkena air panas. Kemudian kata kedua oknum disarankan bedah plastik.

Akan tetapi hasilnya malah tangan yang sebelumnya masih utuh kini menjadi bengkok otot sehingga tanganya terlihat sudah tidak seperti utuh.

Penulis: M. Ardiansyah
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved