Pembunuhan Berlatar Belakang Judi di Ogan Ilir, Polisi Perluas Pencarian Tersangka

Kepolisian masih mencari keberadaan tersangka kasus pembunuhan yang menewaskan Ahmad Sukri (34), di Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang

Pembunuhan Berlatar Belakang Judi di Ogan Ilir, Polisi Perluas Pencarian Tersangka
RESHA/TRIBUNSUMSEL.COM
Aparat Satreskrim Polres Ogan Ilir saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Kepolisian masih mencari keberadaan tersangka kasus pembunuhan yang menewaskan Ahmad Sukri (34), di Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir tewas Jumat (4/10/2019) lalu. Sebab hingga saat ini, tersangka masih buron.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi melalui Humas Polres Ogan Ilir, AKP Zainalsyah mengatakan bahwa Polsek Tanjung Raja dibantu Polres Ogan ilir telah melakukan penyelidikan untuk mencari tersangka berinisial T (32).

"Sekarang masih proses lidik, dari sekitaran TKP, rumah korban dan tersangka," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

Ia mengatakan, pihaknya memperluas wilayah untuk mengejar tersangka yang sempat berduel dengan korban dalam acara hajatan warga sekitar itu. Sebab tersangka diduga sudah melarikan diri dari desanya, yang sama dengan desa korban.

"Sudah tentu kita perluas pencarian, karena tersangka pasti berusaha kabur dari dekat sini," jelasnya.

Sebelumnya, Ahmad Sukri tewas setelah terlibat cekcok dengan temannya T. Mereka awalnya terlibat cekcok saat main judi di sekitar rumahnya tersebut.

Lantaran tidak diberi uang oleh tersangka, korban pun sempat pulang mengambil parang. Meski sempat hendak melakukan perkelahian, keduanya masih dilerai oleh tersangka.

Malamnya, korban kembali bertemj dengan tersangka di hajatan salah satu warga Desa Pimang Jaya 2. Duel pun tak terelakkan lagi, mereka saling mencabut pisau di pinggang dan berkelahi.

Saat mereka bergelut tak jauh dari tempat warga mengadakan hajatan, tiba-tiba terdengar suara, diduga tembakan senjata api rakitan. Uasi dua kali terdengar letusan, korban pun terkapar di tanah dan langsung diselamatkan warga sekitar.

Korban pun tewas dengan luka-luka di tubuhnya, dan bekas diduga tembakan di telinga kanan korban. Jenazahnya pun sempat dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi. (mg5)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved