BREAKING NEWS: Ribut Main Judi Lalu Ditembak, Sukri Tewas Terkapar di Desa Pinang Jaya Ogan Ilir

Seorang warga Dusun I Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir tewas Jumat (4/10/2019) malam.

BREAKING NEWS: Ribut Main Judi Lalu Ditembak, Sukri Tewas Terkapar di Desa Pinang Jaya Ogan Ilir
RESHA
Aparat Satreskrim Polres Ogan Ilir saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir. SRIPOKU.COM/RESHA 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Seorang warga Dusun I Desa Pinang Jaya Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir tewas Jumat (4/10/2019) malam.

Korban bernama Ahmad Sukri (34), tewas diduga terkena tembakan, usai berkelahi dengan tersangka berinisial T (32).

Berdasarkan keterangan saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, awalnya korban tengah bermain judi dadu guncang sebagai bandar, Jumat sore.

Ia bermain bersama tersangka, dan beberapa warga di sekitar sana.

Saat bermain, korban mengalami kekalahan. Ia pun meminta uang Rp20 ribu kepada tersangka, namun tak diberi.

Korban pun marah dan pulang membawa parang dari rumahnya, serta kembali ke tempat judi tadi untuk mendatangi tersangka. Beruntung, saat itu para temannya melerai, dan mereka membubarkan diri ke rumah masing-masing.

"Korban saat itu diantar pulang oleh salah seorang saksi," ujar Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin melalui KBO Reskrim Polres Ogan Ilir, Iptu Sondy Fraguna, Sabtu (5/10/2019).

Malam harinya, korban menghadiri acara pernikahan di rumah seorang warga di Desa Pinang Jaya 2. Saat korban duduk di bawah tenda, tiba-tiba ia dihampiri tersangka sambil mencabut pisau yang terselip di pinggangnya.

Korban yang sadar dirinya dalam bahaya, langsung mencabut pisau pula yang ada di pinggangnya. Mereka oun terlibat perkelahian sengit di acara hajatan pernikahan tersebut.

"Selanjutnya seorang saksi melihat korban tersungkur dari jarak 4 meter. Dan tiba-tiba memdengar suara letusan, diduga tembakan senjata api rakitan," tambahnya.

Korban pun terlihat sempat berlari usai suara letusan tersebut. Tersangka yang kalap, kembali menembakkan senjatanya hingga pelurunya mengenai telinga bagian kanan korban. Warga pun melihat korban terkapar ke tanah. Melihat kejadian tersebut, para warga melaporkan kejadian ini ke Kepala Desa dan adik korban, Madi dan Beni.

"Dari laporan itu, kami langsung mendatangi TKP serta melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi yang melihat kejadian," tambah Iptu Sondy.

Sementara itu, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi. Sementara tersangka, saat ini tengah dilakukan pengejaran.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan, dan untuk tersangka juga kita lakukan pengejaran," jelasnya.(mg5)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved