2 Periode di DPRD Palembang Kini Antoni Yuzar Duduk di DPRD Sumsel

Anggota DPRD Sumsel periode 2019-2024 dari fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) Antoni Yuzar mengaku

2 Periode di DPRD Palembang Kini Antoni Yuzar Duduk di DPRD Sumsel
ARIF BASUKI ROHEKAN/TRIBUNSUMSEL.COM
Antoni Yuzar. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anggota DPRD Sumsel periode 2019-2024 dari fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB) Antoni Yuzar mengaku, keberhasilan dirinya duduk sebagai wakil rakyat karena regenerasi di PKB berjalan dengan baik.

Dua periode duduk di DPRD kota Palembang (2009-2014) dari PPRN dan periode 2014-2019 dari PKB, sudah dianggap matang untuk "naik kelas" ke tingkat DPRD Provinsi Sumsel.

Dimana raihan kursi PKB di DPRD Sumsel meningkat menjadi 8 dari periode sebelumnya hanya 6 kursi.

Antoni menjelaskan kader PKB dari berbagai kalangan bukan hanya diisi untuk memenuhi kuota, tapi memang kader tersebut siap bertarung merebutkan suara selama ini, yang terbukti memiliki pengalaman organisasi dan peran sosial di masyarakat.

"Motivasi saya ke provinsi setelah di Palembang, karena ingin memberikan kesempatan kepada kader partai, untuk menggantikan posisi yang ada, dan berjalannya pengkaderan. Jelas ini keinginan kuat dari saya, karena menjadi tatantangan lebih besar dan menarik jika duduk di DPRD provinsi," kata Antoni.

Menurut Antoni, DPRD memiliki tiga fungsi, yaitu Legislasi yang berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah. Anggaran, Kewenangan dalam hal anggaran daerah (APBD) Pengawasan, Kewenangan mengontrol pelaksanaan perda dan peraturan lainnya serta kebijakan pemerintah daerah.

"Yang jelas 3 fungsi itu perlu ditekankan, dimana peruntukannya untuk kepentingan pro rakyat atau publik Sumsel. Termasuk Perda, yang kurang akan kita lakukan perbaikan, khususnya kepentingan masyarakat dan umat yang belum dibuat," jelas wakil ketua DPW PKB Sumsel ini.

Diungkapkan Antoni, dengan amanat undang- undang yang ada, dirinya bersama 74 anggota lainnya, harus tetap mengedepankan kepentingan masyarakat Sumsel dalam membuat kebijakan bersama Pemprov Sumsel, diatas kepentingan pribadi maupun partai.

Dengan cakupan yang lebih luas, dibanding saat duduk di DPRD kota Palembang. Antoni mengaku, selain memperjuangkan daerah pemilihannya (Dapil) Sumsel II (Palembang), ia juga harus memperjuangkan 16 Kabupaten/ kota lainnya di Sumsel, agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat merata.

"Jelas, yang diperjuangkan dari konsetuen kita, khususnya kota palembang dan umumnya Sumsel. Seperti fasum (fasilita umum), masalah pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan," tuturnya.

Bapak dua anak ini juga menyoroti soal anggaran pendidikan, dimana dalam amanat undang- undang anggaran pendidikan harus minimal 20 persen, tapi nyatanya sekarang masih dibawah, khususnya yang ada di kota Palembang.

"Selama dua periode di DPRD Palembang, saya melihat anggaran APBD Palembang untuk pendidikan dibawah 10 persen (murni). Tetapi kalau dogabungkan dengan gaji pengajar dan sebagainya memang diatas 20 persen. Padahal sebenarnya bukan seperti itu aturannya, tetapi memang murni untuk perbaikan pendidikan," tandasnya.

Kedepan, jika ia berada di komisi yang membidangi Kesra (komisi V) termasuk pendidikan, jelas ia akan vokal memperjuangkannya bersama fraksi PKB di DPRD Sumsel.

"Kita belum tahu akan berada di komisi berapa, tetapi jika dipercaya partai di komisi V, kita siap memperjuangkannya dan insya Allah tidak ada kendala," pungkasnya.

Nama: Antoni Yuzar SH MH,
Ttl: Babat Banyuasin (Babat Supat) Muba,22 Desember 1963
Istri: Erlisma
Anak: 2
Almater: S2 Hukum Unsri

Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved