Polsek Rambang Damaikan Perselisihan Hera dan Desi

Kepolisian Sektor (Polsek) Rambang Kepolisian Resor (Polres) Muaraenim berhasil mendamaikan Hera Beli binti Suherman dan Desi Karyani binti Amsadin.

Polsek Rambang Damaikan Perselisihan Hera dan Desi
TRIBUNSUMSEL.COM/IKA ANGGRAENI
MEDIASI - suasana penyelesaian masalah dengan cara mediasi antara Hera Beli Binti Suherman, (36) warga Dusun 1 Desa Baru Kecamatan Rambang dan Desi Karyani Binti Amsadin (34) warga Dusun II Desa Baru Rambang, Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Kepolisian Sektor (Polsek) Rambang Kepolisian Resor (Polres) Muaraenim berhasil mendamaikan Hera Beli binti Suherman dan Desi Karyani binti Amsadin, Rabu (2/10/2019).

Sehari sebelumnya, Selasa (1/10/2019), Hera Beli Binti Suherman, (36) warga Dusun 1 Desa Baru Kecamatan Rambang melaporkan Desi Karyani binti Amsadin (34) warga Dusun II Desa Baru Rambang, Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim kepolisi. Desi dilaporkan dengan dugaan telah menampar putri Hera yang bernama Miranda.

Berdasarkan informasi yang berhasil Tribunsumsel.com himpun di lapangan, Selasa, (31/9/2019) peristiwa tersebut terjadi di Pasar Kalangan Desa Sukarami, Kecamatan Rambang kabupaten Muaraenim.

Menurut info peristiwa tersebut bermula sewaktu korban dan anak korban yakni Miranda pergi ke pasar, dan ketika anak korban hendak membeli es dengan bersamaan Desi juga hendak membeli Es.

Saat itu Miranda yang mau cepat-cepat tiba-tiba menyalip antrian kedepan dimana saat bersamaan Desi juga mau cepat-cepat, sehingga terjadi ketersinggungan antara Desi dan korban.

Kemudian diduga karena kesal dengan korban, Desi pun tiba-tiba menampar pipi korban mengunakan uang kertas Rp 2.000 yg dipegang pelaku sebanyak 3 kali ,

Kemudian korbanpun menangis dan melaporkan hal tersebut kepada ibunya. Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu kemudian iapun melaporkan peristiwa tersebut ke Bhabinkamtibmas setempat.

Atas petunjuk Kapolsek Rambang, Iptu Sutikto kemudian kedua belah pihak baik pelaku dan korban dimediasi dan masalahnyapun didamaikan.

Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Rambang, Iptu Sutikto membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Dan akhirnya kedua belah pihakpun mau berdamai dengan disaksikan Bhabinkamtibmas dan perangkat desa masing-masing sehingga kasus tersebut dapat diselesaikan tanpa dibawa ke meja hijau, dan keduanyapun saling memaafkan," pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved