Bukan Karena Hayya The Power Of Love 2, ini Alasan Adhin Gondrong Habis sampai ke Bahu

Memiliki postur badan tinggi dan tegap dengan rambut juga jenggot serta kumis yang gondrong hingga ke bahu, menjadikan sosok berbeda

Bukan Karena Hayya The Power Of Love 2, ini Alasan Adhin Gondrong Habis sampai ke Bahu
tribunsumsel.com
Adhin AH saat nonton bareng film Hayya The Power Of Love 2 bersama anak yatim difasilitasi Rumah Zakat 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Sosok yang satu ini  mulai dikenal sejak dia mendapat peran sebagai jurnalis di 212: The Power Of Love. Sosoknya semakin dikenal dengan tampilan yang tidak semua orang mau melakukannya.

Ya, dialah Adhin Abdul Hakim. Memiliki  postur badan tinggi dan tegap dengan rambut juga jenggot serta kumis yang gondrong hingga ke  bahu, menjadikan sosok berbeda.  Penampilan seperti ini juga tak membuat Adhin AH, sapaannya terlihat seram.

"Bosen aja punya rambut pendek, beda sama orang lain kalau rambut pendek kan udah banyak banget tuh. Di pasar saat kamu nepuk pundak orang pasti rambutnya pendek," ujar pria yang juga volunteer Rumah Zakat ini, Selasa (1/9/2019). 

 Alumnus Universitas Islam Indonesia jurusan Teknik Informatika justru merasa penampilannya unik dan beda dari orang lain. "Ya biar beda aja, dan soal karakter saya di film Hayya: The Power of Love 2 ini bukan memanjang rambut karena karakter."

"Tapi memang saya ditemukan sutradara sudah dalam kondisi gondrong seperti ini dan akhirnya kebablasan, jadi bukan niat sengaja dibikin karakter gondrong," katanya saat dibincangi di CGV Transmart Palembang.

Adhin Abdul Hakim hadir di kegiatan nonton bareng bersama 150 anak yatim dan dhuafa yang digelar oleh Rumah Zakat Sumsel di CGV Transmart. "Adhin ini relawan Rumah Zakat, sebelumnya dia membantu memadamkan api di Pedamaran OKI bersama volunteer Rumah Zakat lainnya nah nobar ini mendadak berhubung Adhin juga pemain di film Hayya jadi sekalian," ujar Branch Manager Rumah Zakat Sumsel Hadi Yusdata.

Setelah dari kegiatan nobar ini pihak Rumah Zakat Sumsel ke depan akan terus memberikan bantuan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. "Setiap bulannya kami dari Rumah Zakat memberikan beasiswa kepada 300 anak yatim dan dhuafa selain itu kami juga meberikan edukasi berupa erukasi akademik dan spiritual," tutupnya. (elm)

Penulis: Melisa Wulandari
Editor: Lisma Noviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved