Berita Palembang

Tersangka Kredit Fiktif Bank Plat Merah di Sumsel Segera Disidang, Rugikan Negara Rp 13,5 Miliar

Tersangka Agustinus Judianto (50 tahun), komisaris PT Gatramas Internusa terus menutupi wajahnya saat digiring penuntut umum Kejari Palembang

Tersangka Kredit Fiktif Bank Plat Merah di Sumsel Segera Disidang, Rugikan Negara Rp 13,5 Miliar
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Tersangka Agustinus Judianto (50) yang merupakan komisaris PT Gatramas Internusa terus menutupi wajahnya saat digiring ke mobil tahanan, Selasa (1/10/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Tersangka Agustinus Judianto (50 tahun), komisaris PT Gatramas Internusa terus menutupi wajahnya saat digiring penuntut umum Kejari Palembang, Selasa (1/10/2019).

Agustinus berjalan menuju mobil tahanan yang selanjutnya akan dibawa ke rutan Pakjo.

Agustinur menjalani pemeriksaan tahap dua atas perkara dugaan kredit fiktif pinjaman modal ke plat merah di Sumsel, yang merugikan negara sebesar Rp 13,5 miliar.

"Perkara tersebut telah memasuki tahap dua. Penyidik Kejati Sumsel juga telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke penuntut umum Kejari palembang."

"Artinya berkas telah lengkap dan siap memasuki proses persidangan," ujar Kasi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman saat ditemui di kantor Kejari Palembang, Selasa (1/10/2019).

Anak Megawati, Puan Maharani jadi Ketua DPR RI, Ini Nama-nama Baru Wakil Ketua DPR RI

Khaidirman menjelaskan, PT Gatramas Internusa merupakan perusahaan pertambangan minyak yang berlokasi di Kalimantan.

Adapun modus yang digunakan tersangka dalam perkara ini yaitu dengan menggunakan agunan fiktif atau tidak sesuai dengan jumlah sebenarnya saat tersangka mengajukan pinjaman ke bank.

"Agunan yang diajukan terdakwa terdapat di Jawa Barat bukan di wilayah Sumsel ini. Modusnya salah satunya yaitu mesin bor yang harganya dinaikkan lebih tinggi (Mark up),"ujarnya.

"Jadi modus yang digunakan tersangka yakni saat mengajukan kredit modal ke bank. Ada satu persyaratan yang dipalsukan angunannya. Agar nilainya seolah-olah disesuaikan dengan pinjaman tersebut,"sambungnya.

Program Peremajaan Sawit Tak Kunjung Datang, Warga Karya Mulya Prabumulih Beralih Tanam Karet

Lanjut Khaidirman, pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti diantaranya dokumen-dokumen perusahaan, aset tersangka, lokasi tanah, mesin dan lain-lain.

Halaman
12
Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved