Berita Prabumulih

Kronologi Karyawan Ayam Geprek Bensu (Ruben Onsu) di Prabumulih Ditangkap karena Rekam Wanita Mandi

Kronologi Karyawan Ayam Geprek Bensu (Ruben Onsu) di Prabumulih Ditangkap karena Rekam Wanita Mandi

Kronologi Karyawan Ayam Geprek Bensu (Ruben Onsu) di Prabumulih Ditangkap karena Rekam Wanita Mandi
TRIBUNSUMSEL.COM/Edison
Hakim Saputra karyawan restoran I Am (Ayam) Geprek Bensu Prabumulih 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Kronologi Karyawan Ayam Geprek Bensu (Ruben Onsu) di Prabumulih Ditangkap karena Rekam Wanita Mandi

Aksi pegawai restoran franchise milik artis Ruben Onsu itu ketahuan, setelah korban memergoki dirinya yang sedang mandi direkam oleh pelaku.

Akibat ulahnya merekam teman satu kerja mandi, pegawai rumah makan ayam Geprek Bensu Prabumulih yakni Hakim Saputra (22) harus mendekam di sel tahanan Mapolres Prabumulih.

Hakim tercatat sebagai warga Dusun 1 Kelurahan Karang Depo, Kabupaten Musi Rawas Utara itu diringkus petugas.

Hakim ditangkap ketika tengah bekerja di rumah makan I Am Geprek Bensu di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih Kota Prabumulih, Senin (30/9/2019).

 

Aksi pelaku terbongkar setelah korban insial AW dan teman-temannya mendapati Hakim asik menonton video bugil namun setelah dilihat ternyata korban AW.

Tergoda Lihat Adik Berpakaian Seksi di Rumah, Warga Prabumulih Ini Tega Setubuhi Adik Ipar

Tak terima dengan hal itu korban kemudian melaporkan hal itu ke petugas kepolisian yang kemudian meringkus pelaku.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya mengungkapkan peristiwa tersebut bermula ketika pelaku yang telah mengetahui jadwal mandi korban sengaja memasang kamera di kamar mandi.

"Pada Jumat (16/9/2019) sekitar pukul 08.00 pelaku masuk kamar mandi di mess rumah makan I Am Geprek Bensu lalu memasang kamera waterproof di sebuah kotak sampah,

kemudian korban yang sedang mandi terekam oleh kamera milik pelaku," ungkap Kapolres.

Karyawan I Am Geprek Bensu Rekam Teman Wanitanya Mandi, Berdalih Merekam karena Cinta

I Wayan mengatakan, setelah korban selesai mandi kemudian pelaku mengambil kamera dan menyimpan hasil rekaman di dalam handphone dalam bentuk lima video terpotong-potong.

"Pelaku sambil bekerja menonton video itu, lalu kemudian teman korban dan korban mengetahui itu, kemudian dilaporkan. Video ada lima bagian dan belum sempat beredar, namun sering ditonton pelaku," katanya.

Halaman
1234
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved