Breaking News:

Sriwijaya FC

Sepi Penonton, Sriwijaya FC Minta Suporter Ramaikan GSJ Saat Lawan PSMS

Tiga pertandingan home terakhir yang dilakoni oleh Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang sepi penonton.

TRIBUNSUMSEL.COM/WENI WAHYUNY
Kas Hartadi 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Tiga pertandingan home terakhir yang dilakoni oleh Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang sepi penonton.

 Bahkan pada saat menjamu tamunya Cilegon United 28 September lalu Sriwijaya FC tanpa dukungan ketiga kelompok suporter yakni Singa Mania, Sriwijaya Mania dan Ultras Palembang karena melakukan aksi boikot terhadap pertandingan tersebut.

 Boikot telah dicabut sebelum pertandingan lawan PSPS Riau yang digelar 16 September lalu. Sayang, saat tiba waktunya pertandingan, stadion dengan kapasitas puluhan ribu penonton itu hanya didatangi tak lebih dari 1.500 masyarakat maupun suporter sehingga stadion yang pernah menjadi tempat perhelatan Asian Games 2018 tersebut nampak sepi.

 Tiga pertandingan terakhir ini tak ingin lagi dirasakan oleh tim berjuluk Laskar Wong Kito. Lawatan kandang yang akan digelar pada Selasa (1/10) dengan lawannya PSMS Medan itu diharapkan dapat dipenuhi lagi oleh suporter maupun masyarakat umum.

 “Saya harap suporter ayolah datanglah ke stadion, dukung kita karena semakin banyak suporter ke stadion, semakin kita bersemangat,” kata Yongki Aribowo, Minggu (29/9/2019).

 Yongki melanjutkan hadirnya suporter di lapangan membuat tim seolah mendapatkan tenaga ekstra saat menjamu tamunya. Apalagi semakin hari pertandingan semakin mendebarkan karena menjadi penentu masuk ke 8 besar.

 “Kalau ada suporter, di saat kita capek, kita ada tenaga ekstra,” terangnya.

 Oleh sebab itu, sambung Yongki saat menghadapi PSMS Medan nanti para suporter dapat memenuhi stadion lagi. Tak hanya dukungan suporter, juga dukungan masyarakat Sumsel dirasa perlu untuk menjadi pemain ke-12 di lapangan.

 “Saya harap warga Sumsel dukung kita, biar kita berusaha, kalian yang dukung dan kalian berdoa,” ungkap Yongki.

 Hal yang sama pula diungkapkan oleh Pelatih Kepala Kas Hartadi. Sebagai orang yang pernah mencicipi kerja keras di lapangan sebelum akhirnya menjadi pelatih, dukungan suporter dirasa perlu saat tim berjuang di lapangan.

 “Kita maunya terus didukung di lapangan. Apalagi kita bermain home dan ini menjadi kesempatan untuk mendukung kita langsung,” tambah Kas.

Penulis: Weni Wahyuny
Editor: Moch Krisna
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved