401 Kandidat Maju di Pilkades Muaraenim

Sebanyak 102 Desa di Kabupaten Muaraenim melaksanakan pemilihan kepala desa serentak tahun 2019, Kamis, (26/9/2019).

401 Kandidat Maju di Pilkades Muaraenim
Dok.Pemkab Muaraenim
Suasana pilkades di Desa Tanjung Serian Kecamatan Muaraenim 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

MUARAENIM, TRIBUNSUMSEL.COM - Sebanyak 102 Desa di Kabupaten Muaraenim melaksanakan pemilihan kepala desa serentak tahun 2019, Kamis, (26/9/2019).

Berdasarkan informasi Tribunsumsel.com di lapangan, kegiatan Pilkades ini dipantau langsung oleh Plt. Bupati Muaraenim, H Juarsah SH yang memantau pelaksanaan Pilkades di IV.

Sementara ditempat terpisah, Sekda Muaraenim Ir Hasanudin melaksanakan peninjau di dapil I yakni didesa Tanjung Serian, Muara Gula Lama, Muara Gula Baru, Ujanmas dan Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing.

Seperti yang dikatakan oleh Sekda Muaraenim, Ir H Hasanudin bahwa 102 desa yang menyelenggarakan Pilkades tersebut berada di 18 kecamatan dalam kabupaten Muaraenim.

" Dengan jumlah kandidat sebanyak 401 orang calon kepala desa yang maju dalam pilkades ini," katanya.

Dikatakan Sekda, sejauh ini pelaksanaan Pilkades berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.

" Kalah dan menang dalam sebuah pemilihan itu hal yang biasa, saya berharap nanti yang tidak terpilih tetap legowo atas hasil akhir serta dapat terus mendukung pembangunan didesa setempat, yang terpilih tidak lupa diri dan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan roda-roda pembangunan," katanya.

Ditambahkannya pihaknya juga berharap dalam pilkades ini angka partisipasi pemilih dalam meningkat.

Dilain pihak, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Desa Tanjung Serian kecamatan Muaraenim, M Irwan mengatakan bahwa di desa Tanjung Serian pihaknya menyediakan dua TPS untuk warga yang akan melakukan pemungutan suara.

" Di Desa Tanjung Serian ini ada tiga calon kepala desa yang maju dengan jumlah mata pilih sebanyak 1.300 orang, untuk TPS 1 sebanyak 652 dan TPS 2 sebanyak 648," jelasnya.

Ia juga mengatakan untuk pelaksanaan pencoblosan di TPS pihaknya menerapkan aturan bagi pemilih untuk tidak merokok dan membawa handpone.

" kalau Lagrangian merokok itu kita lakukan sebagai tanda penghormatan terhadap pelaksaan pilkades Ini,sementara larangan membawa hp untuk mengantisipasi adanya fhoto-fhoto yang berpihak untuk dukungan salah satu calon kades, dan untuk menghormati para calon kades lainnya jadi kita pasang aturan tersebut," katanya.

Editor: Erwanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved