Jangan Jadi Perawat Judes, Begitu Pesan Asisten I Pemkab Muaraenim

Bila orang yang dilayani puas itulah yang dinamakan keberhasilan seorang perawat dalam bekerja karena pelayanan primalah yang harus diutamakan

Jangan Jadi Perawat Judes, Begitu Pesan Asisten I Pemkab Muaraenim
TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI
DIKLAT PERAWAT - Suasana diklat peningkatan kemampuan perawat 2019, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Sebanyak 40 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai perawat di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Muaraenim mengikuti Diklat Peningkatan Kemampuan perawat tahun 2019, Rabu (25/9/2019).

Puluhan perawat ini bertugas diberbagai puskesmas di dalam kabupaten Muaraenim.

Asisten I Pemkab Muaraenim Teguh Jaya saat membuka kegiatan mengatakan pelatihan digelar selama 5 hari sejak 23-28 September mendatang.

"Tugas sebagai perawat bukanlah sebuah profesi sampingan, tapi profesi profesional. Seorang perawat harus melayani pasien yang membutuhkan perawatan saat sakit, bila orang yang dilayani puas itulah yang dinamakan keberhasilan seorang perawat dalam bekerja karena pelayanan primalah yang harus diutamakan," jelasnya.

Selain itu lanjutnya selama bertugas,seorang perawat harus dapat bekerja dengan teliti dan penuh kewaspadaan.

"Seperti yang kita ketahui beberapa waktu yang lalu dari media elektronik bahwa adalah pasien yang menerima obat setelah berobat, ternyata obat tersebut sudah kadaluarsa. Untuk itu saya harap agar perawat juga selalu meningkatkan kewaspadanya dalam memberikan obat, jangan sampai kejadian tersebut terjadi di Muaraenim. Saya harap perawat lebih harus teliti dalam memberikan obat ke pasien, jangan sampai akhirnya berbuntut panjang,"katanya.

Ia juga mengatakan dalam bertugas seorang perawat hendaklah bekerja dengan ikhlas, disiplin dan penuh tanggung jawab.

"Jangan sesekali jadi perawat yang judes, selalu main handphone, sikap yang kurang baik harus diubah. Banyak-banyak senyum, banyak-banyak menyenangkan hati orang,karena profesi perawat disamping mendapatkan gaji, tapi jika kita bekerja dengan ikhlas maka akan menjadi ladang ibadah bagi dirinya sendiri, karena tugas seorang perawat adalah tugas yang mulia, kalau belum waktu pulang jangan pulang dulu, disiplinlah dalam bekerja" jelasnya.

Dikatakan Teguh Jaya bahwa para peserta tersebut adalah para perawat yang bertugas di berbagai puskesmas dan rumah sakit yang ada di Kabupaten Muaraenim.

" Mereka diberi pelatihan agar dapat meningkatkan kemampuan perawat dalam melaksanakan tugasnya sebagai ASN dibidang kesehatan, sehina dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved