Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar SIk Bagikan Ribuan Masker

Kapolres Banyuasin juga mengingatkan para pengendara agar menyalakan lampu utama kendaraan

Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar SIk Bagikan Ribuan Masker
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar SIk didampingi Kadis Kesehatan dr H Mgs M Hakim MKes membagikan masker kepada pengendara dan penumpang ngkutan desa. 

Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar SIk Bagikan Ribuan Masker

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN – Kapolres Banyuasin AKBP Danny A Sianipar SIk secara terus menerus membagikan ribuan masker kepada pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kota Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin, Senin (23/9/2019).

Pembagian masker ini, lantaran kabut asap semakin pekat dan jarak pandang nyaris tidak tembus pantang. Selain pembagian masker, Kapolres Banyuasin juga mengingatkan para pengendara agar menyalakan lampu utama kendaraan agar lawan kendaraan yang berada di depan bisa mengetahui adanya kendaraan.

“Asap semakin tebal dan jarak pandang juga semakin dekat. Maka itu, di wajibkan bagi pengendara agar menghidupkan lampu utama sebagai tanda adanya kendaraan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan,” kata AKBP Danny seraya membagikan ribuan masker kepada pengendara dan juga penumpang angkutan desa kebagian masker dari Polres Banyuasin.

Untuk pembagian masker bagi masyarakat juga dilakukan di setiap polsek yang ada di wilayah hukum Polres Banyuasin. Kebakaran hutan dan lahan sudah terjadi dimana-mana, walaupun hutan dan lahan untuk wilayah Banyuasin masih dalam kondisi terjaga dari kebakaran. Tebalnya asap di atas permukaan Bumi Sedulang Setudung ini, disebabkan kiriman dari kabupaten tetangga.

“Saya akui kebakaran lahan juga terjadi di wilayah Banyuasin, tetapi belum seberapa. Bagi pembakar lahan para tersangkanya sudah diamankan,” ujar Kapolres yang terus memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian dengan membakar.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes menyebutkan, pihaknya terus terjun kelapangan untuk membagikan masker bagi pengendara kendaraan dan anak sekolah. Untuk mengantisipasi terjadinya dampak dari penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Bagi masyarakat yang telah mendapatkan masker tolong dirawat dan dipakai ketika hendak berpergian. Karena, dengan cara menggunakan masker bisa melakukan peencegahan penyakit Ispa yang sangat membahayakan apabila telah terjangkit,” jelas dokter Hakim pembagian masker terus dilakukannya mulai dari dalam kota hingga ke polosok desa terpencil. (mbd)

Editor: Eko Adia Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved