Berita Muratara

Saling Ejek di Facebook, Mahasiswa di Muratara Ini Dikeroyok dan Ditikam

Dodi Apriadi (20), seorang mahasiswa warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara menjadi korban pengeroyokan

Saling Ejek di Facebook, Mahasiswa di Muratara Ini Dikeroyok dan Ditikam
Sripo/ Ahmad Farozi
Tiga tersangka penganiayaan mahasiswa diamankan anggota Unit Reskrim Polres Musirawas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUSIRAWAS-Dodi Apriadi (20), seorang mahasiswa warga Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara menjadi korban pengeroyokan dan penusukan.

Tiga tersangka penganiayaan ini diamankan anggota Unit Reskrim Polres Musirawas.

Tiga orang itu, Agung Satria (19), Ashar (24) dan Pindo (20), yang masih satu desa dengan korban.

Satu dari tiga tersangka tersebut, yaitu Pindo, juga masih berstatus mahasiswa dan tercatat sebagai aktivis salah satu organisasi kemahasiswaan.

Kapolres Musirawas AKBP Suhendro melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto mengungkapkan, aksi penganiayaan yang diduga dilakukan tersangka terjadi pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 22.00 di Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir.

Bermula ketika salah seorang tersangka atas nama Agung Satria memanggil korban yang sedang berada dipinggir jalan.

Setelah itu tersangka sempat berbincang lalu langsung memukul korban hingga terjatuh.

Disaat itu, tersangka mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban ke arah tangan kanan dan bokong kanan korban hingga terluka.

Kronologi Duel Berdarah Siswa SMP, Badan Korban Membentur Beton, Pelaku Terancam Penjara 15 Tahun

"Saat itu, satu pelaku lagi atas nama Ashar memukul korban menggunakan satu buah batu tetapi tidak kena. Sedangkan pelaku atas nama Findo hanya memukul korban dengan menggunakan tangan kosong."

"Setelah itu para pelaku kemudian melarikan diri meninggalkan korban yang mengalami luka tusuk bagian bokong sebelah kanan dan tangan sebelah kanan dan korban mengalami trauma," kata AKP Wahyu Setyo Pranoto, Kamis (19/9/2019).

Dilanjutkan, korban yang mengalami luka tusuk kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Dan selanjutnya peristiwa penganiayaan ini dilaporkan ke Polres Musirawas dengan dasar laporan LP/B-89/IX/2019/SUMSEL/MURA, tanggal 12 September 2019.

Kementerian Izinkan Rusunawa Prabumulih Jadi Tempat Atlet Porprov Sumsel 2019

Dilanjutkan, pada Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 04.00, salah seorang pelaku atas nama Agung Satria berhasil diamankan saat sedang berada di rumahnya.

Dan dua pelaku lagi, yaitu Ashar dan Pindo menyerahkan diri ke Polres Musirawas pada Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 14.30 untuk diproses lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui, motif penganiayaan ini berawal dari ejekan di media sosial facebook," pungkas AKP Wahyu Setyo Pranoto. (SP/Ahmad Farozi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved